Sabtu, 17 Desember 2011

Fakta Warga Mesuji Diberondong Peluru Brimob

Berita Lampung - Fakta Warga Mesuji Diberondong Peluru Brimob ; Sejumlah warga Desa Sritanjung, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, Lampung, mengaku diberondong aparat Brimob (polisi) dalam konflik lahan sawit dengan PT Barat Selatan Makmur Investindo.

Pengakuan ini disampaikan sejumlah warga Sritanjung yang menjadi saksi dalam peristiwa berdarah bentrokan warga Tanjung Raya dengan aparat keamanan PT Barat Selatan Makmur Investindo (BSMI), 10 November silam.

"Saya waktu itu naik motor dengan kawan mau ke pabrik. Lalu, dari jauh ada petugas. Tiba-tiba, petugas (polisi) itu menembaki kami tanpa sebab. Saya kaget dan langsung lari, kaki saya tertembak. Panik, sampai-sampai saya tidak tahu nasib kawan," ujar Herun Sandiadi (18), warga Kagungan Dalam, yang menjadi korban penembakan membabi buta aparat kepolisian, 10 November silam.

Dalam kejadian itu, satu warga, Zaelani, yang adalah tetangga Herun tewas tertembak di kepala. Enam lainnya, termasuk dia, luka-luka.

Dalam peristiwa ini, hampir semua warga menyaksikan beberapa anggota Brimob Kepolisian Negara RI menembaki warga dengan membabi buta memakai peluru karet dan peluru tajam.

"Tanpa ada peringatan sama sekali. Warga yang datang ke kantor untuk menanyakan nasib Hendri (warga) yang ditangkap aparat dan motornya dirusak tahu-tahu langsung ditembaki aparat. Bohong kalau di teve-teve bilang ada tembakan peringatan," tutur Minarni (47), warga lainnya, Jumat (16/12/2011) sore.

Petani Mesuji Korban Aparat Masih Sekarat
Muslim, 18 tahun, petani korban penembakan brutal aparat keamanan di areal perkebunan PT Barat Selatan Makmur Investindo, masih dirawat di Rumah Sakit Immanuel Bandar Lampung, 17 Desember 2011. Darah masih mengucur dari luka bekas tembakan aparat pada 10 November 2011 lalu. “Anak saya masih sekarat. Sudah lebih dari sebulan tergolek lemah,” kata Rundam, ibu korban, saat ditemui Tempo di ruang peralatan, Sabtu 17 Desember 2011.

Muslim, warga Suku I Desa Sritanjung, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, menderita luka tembak di bagian kaki kanan. Peluru menembus tulang kering korban dan menyisakan lubang menganga dengan diameter 6 sentimeter. Selama dirawat korban terus mengerang kesakitan dan sesekali tidak sadarkan diri.

Remaja tamatan sekolah dasar itu ditembak pada 10 November 2011 lalu saat hendak merampas mayat Zailani, 45 tahun, yang tewas ditembak anggota polisi. Muslim yang tidak begitu lancar berbahasa Indonesia itu marah karena mayat pamannya diseret dan dilempar ke dalam mobil. “Anak saya ditembak dari jarak yang sangat dekat. Semoga tidak cacat seumur hidup,” tutur Rundam lirih.

Muslim awalnya dirawat di Rumah Sakit Umum Abdul Muluk Bandar Lampung. Tapi sejak 7 Desember 2011 dipindah ke Rumah Sakit Immanuel. Selama dirawat, Rundam mengaku mendapat bantuan Rp 10 juta dari Polda Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. “Tapi uang itu sudah habis tergerus untuk beli obat dan keperluan selama menjaga di rumah sakit,” katanya.

Muslim merupakan salah satu korban penembakan brutal aparat di Divisi II Perkebunan PT BSMI Mesuji. Peristiwa berdarah itu menyebabkan satu orang tewas dan melukai empat orang lainnya. Aksi itu dibalas warga dengan membakar mes dan kompleks perkantoran perusahaan itu.

Dua orang anggota polisi Ajun Komisaris Polisi Wetman Hutagaol dan Ajun Inspektur Satu Dian Permana dinilai terlibat dalam penembakan brutal itu. Keduanya dipenjara selama 1 hari dan ditunda lima kali kenaikan pangkat. “Hukuman itu tidak setimpal. Semestinya mereka diseret ke meja hijau karena menyebabkan orang lain tewas,” kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum Bandar Lampung Indra Firsada.

Jumat, 16 Desember 2011

Waduh Berita soal Mesuji Ngaco, PT Silva

Berita Lampung - Waduh Berita soal Mesuji Ngaco, PT Silva : Ahmad Safari dari Humas PT Silva Inhutani Lampung mengatakan, pemberitaan soal tuduhan pembantaian di Mesuji, Lampung, yang dibuat di Jakarta banyak yang ngaco. "Banyak yang tidak berdasar dan dicampur aduk faktanya," tukasnya, Jumat (16/12/2011).
Ia mencontohkan, sebelumnya disebut-sebut di sejumlah media terjadi 30 korban tewas akibat pembantaian aparat. Tuduhan yang dilayangkan lembaga adat Megou Pak ini terutama mengarah kepada institusinya.

"Ini sangat tidak benar. Tidak sampai sebanyak itu. Tidak tahu jika ini digabungkan dengan kejadian lain di daerah lainnya," tukasnya.

Ia menambahkan, konflik lahan di Register 45 yang dikuasai PT Silva Inhutani tercatat hanya mengakibatkan dua korban tewas.

"Itu pun karena terpaksa karena aparat mencoba melindungi diri dan mencegah warga (perambah) berbuat rusuh," tuturnya.

Tidak seperti yang disebut sejumlah media sebelumnya, ia menegaskan, PT Silva Inhutani bukan milik pengusaha Malaysia serta tidak mengembangkan sawit. PT Silva merupakan anak perusahaan PT Bumi Waras. Jenis tanaman industri yang dikembangkan adalah akasia dan karet. "Untuk itu, kami berharap media meluruskan ini," tukasnya.

Kronologis Konflik Lahan di Mesuji Lampung

Berita Lampung - Kronologis Konflik Lahan di Mesuji Lampung : Baru-baru ini sejumlah warga Mesuji mengungkap tragedi pembantaian petani di daerah mereka yang dilakukan oleh aparat keamanan dan sejumlah perusahaan perkebunan. Di depan anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat di Jakarta mereka mengatakan sebanyak 30 warga dibantai yang dipicu sengketa lahan di Mesuji, Lampung.

Sengketa lahan di di Kabupaten Mesuji terjadi di dua titik. Pertama, sengketa lahan antara perambah hutan di Desa Moro-moro, Pelita Jaya, dan Pekat Raya dengan PT Silva Inhutani. Mereka memperebutkan lahan seluas 43.900 hektare di Kawasan Register 45. Kedua, sengketa lahan antara warga di Desa Kagungan Dalam, Nipah Kuning, Tanjungraya di Kecamatan Tanjung Raya, dan PT Barat Selatan Makmur Investindo yang memperebutkan lahan tanah ulayat.

Para pelapor yang mengadu ke DPR Rabu lalu (14/12) itu adalah warga yang mendiami Kawasan Register 45 di Alpa 8 atau yang mereka sebut Desa Pelita Jaya, Kecamatan Mesuji Timur. Mereka merupakan korban penertiban hutan yang telah dikuasai oleh PT Silva Inhutani sejak 1996. Hak Pengelolaan Hutan Tanaman Industri yang dikeluarkan oleh Kementerian Kehutanan itu berakhir pada 2024.

Sebelumnya lahan seluas 43.900 hektare Kawasan Register 45 itu dikelola oleh PT Inhutani V hingga pertengahan tahun 1990-an. Perusahaan itu kemudian bergabung dengan PT Silva anak usaha Sungai Budi Group dan berganti menjadi nama PT Silva Inhutani. Belakangan, perusahaan gabungan itu murni dikelola oleh PT Silva.

Pada 1997 sejumlah warga mulai mendiami kawasan yang ditanam sengon dan tanaman industri lain peninggalan PT Inhutani V. Mereka menebangi tanaman yang ada di kawasan itu hingga gundul. “Jumlahnya masih sedikit. Sebagian mereka membuka usaha tambal ban di tepi Jalan Lintas Timur Sumatera,” karta Sumarno, salah seorang warga Moro-moro.

Perambah marak berdatangan setelah tahun 1999. Mereka datang dari berbagai daerah sepeti Lampung Timur, Tulangbawang, Metro bahkan dari Jawa Barat, Bali, dan Makassar. “Tanah itu kemudian dikapling-kapling dan dibagi sesama mereka. Awalnya hanya mendirikan gubung sebagai tempat melepas lelah seusai menanam singkong,” kata Penjabat Bupati Mesuji Albar Hasan Tanjung.

Saat masih masuk wilayah Kabupaten Tulangbawang, pemerintah dan aparat kerap menertibkan para perambah itu. Langkah itu tidak membuahkan hasil bahkan jumlah warga yang datang semakin panjang. “Pemerintah kerap negosiasi seumur singkong. Warga selalu berjanji akan pergi setelah singkong dipanen. Alasan itu selalu dipakai seperti pada penggusuran terakhir di Pelita Jaya,” katanya.

Para perambah itu kemudian mendirikan Desa Moro-moro yang terdiri dari Kampung Moro Seneng, Moro Dewe, dan Moro-Moro. Mereka mendirikan ladang singkong, permukiman, delapan sekolah dasar, dan tempat ibadah. Sejumlah lembaga swadaya masyarakat aktif melakukan advokasi seperti Yabima dan Agra.

Rata-rata warga di desa Moro-Moro menanam singkong. Setiap warga mengelola dua hingga dua puluh hektare lahan. Bahkan, tersebut ada yang menguasai lahan hingga seratus hektare.

Kondisi itu membuat kawasan itu berkembang pesat. Gelombang selanjutnya pada tahun 2003, ratusan perambah kembali membuka lahan di Alpha 8. Mereka kemudian menyebut perkampungan itu dengan Pelita Jaya.

Selanjutnya pada tahun 2009 warga kembali dikoordiniasi oleh Pekat Raya, sebuah organisasi massa. Warga yang hendak mendapat kapling harus membayar Rp 3 juta hingga Rp 15 juta. “Semua tergantung pada luas dan lokasi. Kami harus membayar kepada pengurus,” kata Rahmad, yang sudah keluar dari kawasan itu dan memilih tinggal di Bandar Lampung.

Keberadaan perambah yang perlahan menguasai kawasan Register 45 itu membuat Pemerintah Provinsi Lampung membentuk Tim Gabungan Penertiban Perlindungan Hutan. Anggota tim itu terdiri dari polisi, TNI, jaksa, pemerintah, satuan pengamanan perusahaan dan pengamanan swakarsa. Mereka melakukan aksinya pada bulan September 2010.

Tim beranggotakan ribuan orang itulah yang menggusur permukiman dan gubuk-gubuk liar yang dibangun Pekat Raya. Sempat ada perlawanan, tapi tidak ada korban jiwa. “Penertiban yang digelar 6 November 2010 yang menyebabkan satu orang warga tewas dan satu lainnya terluka,” kata Kepala Polda Lampung Brigadir Jenderal Jodie Roosseto.

Pada penertiban itu, seorang warga, Made Asta, 38 tahun, tewas tertembak aparat. Sementara Nyoman Sumarje, 29 tahun, luka tembak di bagian kaki. Pascaperistiwa itu polisi menangkap sejumlah pengurus Pekat Raya karena telah mengkapling-kapling lahan Register 45 dan diperjualbelikan.

Tim itu kembali menggusur warga di Simpang De, Kecamatan Mesuji Timur, 21 Pebruari 2011. Warga melawan dengan memblokir Jalan Lintas Timur Sumatera. Belasan orang terluka terkena gas air mata termasuk anak-anak yang terjebak dalam bentrok itu.

Peristiwa itu membuat Tim Gabungan memberikan waktu kepada perambah hingga panen singkong usai. Hingga akhirnya, pada Rabu 14 Desember 2011, warga Pelita Jaya mengadukan ke DPR RI soal adanya pembantaian. “Kami tegaskan tidak ada pembantaian. Faktanya hanya ada satu korban tewas dan satu terluka,” kata salah seorang pejabat PT Silva Inhutani.

Dia mengaku heran dengan tudingan warga yang menyatakan perusahaan telah melanggar HAM. Dia justru menuding para perambah itu yang telah merampas dan menebangi pohon yang mereka tanam. “Kami memiliki HPH TI secara sah dan sesuai dengan prosedur. Mari selesaikan secara hukum jangan asal tuduh,” katanya.

Sementara konflik lain terjadi di Areal Perkebunan PT Barat Selatan Makmur Investindo. Perusahaan itu terlibat sengketa dengan penduduk asli di Tanjungraya. Warga menganggap perusahaan telah menyerobot lahan milik mereka yang telah digarap turun-temurun. “Kami sudah berjuang meminta lahan itu dikembalikan sejak tujuh belas tahun lalu,” kata Rano Karno, Kagungan Dalam, Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, yang menjadi korban tembak aparat pada peristiwa itu.

Puncaknya pada 10 Nopember 2011. Warga yang hendak memanen sawit di lahan yang mereka klaim diberondong peluru aparat. Zailani, 45 tahun, warga Kagungan Dalam tewas di tempat, serta 4 orang lainnya terluka. “Polisi menembaki kami dengan membabi buta,” katanya.

Saat ini Lembaga Bantuan Hukum Bandar Lampung dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia mengadvokasi para korban sengketa lahan di desa Nipah Kuning, Kagungan Dalam, dan Tanjung Raya. LBH menuding tragedi berdarah itu karena polisi lebih berpihak pada perusahaan. “Ada upaya pembantaian. Warga dihujani tembakan dari berbagai arah. Tidak ditemukan perlawanan warga,” kata Direktur LBH Bandar Lampung Indra Firsada.

Polda Lampung sendiri telah menahan Ajun Komisaris Wetman Hutagaol dan Aiptu Dian Permana karena dianggap lalai dan menyebabkan warga tewas dan terluka. Keduanya juga dihukum dengan ditunda kenaikan pangkatnya secara berkala. “Hukuman itu terlalu ringan. Mestinya mereka diseret ke pengadilan,” ujar Indra.

Jenderal Saurip Kadi pembela tragedi mesuji berdarah

Berita Lampung - Jenderal Saurip Kadi pembela tragedi mesuji berdarah : Saurip Kadi, 60 tahun, lama tak terdengar kabarnya. Mayor Jenderal Purnawirawan TNI asal Brebes ini tiba-tiba membuat berita heboh. Dia memimpin rombongan Lembaga Adat Megoupak bertemu Komisi Hukum DPR, Rabu, 14 Desember 2011.

Membawa segepok bukti, termasuk video dan foto, plus saksi mata, Saurip dan rombongan asal Lampung itu melaporkan dugaan pembantaian terhadap 30 petani di Mesuji, Lampung, sejak pemerintahan SBY. Pembantaian itu diduga dilakukan Pamswakarsa yang dibekingi perusahaan sawit asal Malaysia, PT Silvani Inhutani. Lihat video-tragedi-mesuji-berdarah.
Sang jenderal bicara tegas, seperti saat ia masih jadi di Mabes Angkatan Darat. Mantan Asisten Aster KSAD itu bahkan dengan enak masih mendebat Menko Polhukam Djoko Suyanto, koleganya yang diwawancara salah satu televisi nasional melalui telepon. " Enggak masalah saya sama Pak Djoko." kata Saurip. " Dia itu dulu teman saya"

Bagaimana kisah Saurip Kadi terlibat dalam pembelaan kasus insiden berdarah Mesuji?" Apa yang membuat saya ingin terlibat adalah karena alasan kemanusiaan," kata Saurip kepada Tempo, Kamis, 15 Desember 2011. “Setiap orang yang punya nurani akan tergerak melihat foto-foto kekerasan. Apalagi saya terikat sumpah prajurit,”

Saurip mengaku terpanggil untuk membantu warga Mesuji Lampung yang dibekap teror akibat kekerasan yang terjadi di wilayahnya. “Mereka sudah frustasi, putus asa. Mereka tidak percaya lagi pada pemerintah karena upaya yang sudah dilakukan melalui pemerintah daerah mulai bupati hingga gubernur, bahkan Komnas (Komisi Nasional) HAM ingkar janji,” kata Saurip.

Purnawirawan tentara yang memulai karier militernya sebagai perwira pertama dari lingkungan Kodam V/Brawijaya di Batalyon Infantri 521 Kediri itu lantas bersama rekan sesamanya, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), pengacara, membentuk tim investigasi.

“Tim investigasi kemudian bergerak ke lokasi untuk mengumpulkan data. Ketika semua siap, kami menghubungi instansi terkait seperti DPR, Komnas HAM, media massa dan intelijen,” kata Saurip yang juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI periode 1995-1997 dan juga Staf Ahli bidang Khusus Menteri Pertahanan dan Keamanan.

Saurip dan timnya lantas meyakinkan para saksi agar memiliki keberanian mengungkapkan kasus tersebut berdasarkan apa yang disaksikannya. “Tapi tidak mudah meyakinkan saksi mau ke Jakarta, seperti mengajak anak kecil yang mogok,” katanya.

Untuk itu, dia perlu upaya meyakinkan mereka. “Setelah diyakinkan, ada yang berani, tapi bukan saksi kunci, melainkan saksi di lingkaran dua dan tiga. Namun, mereka siap diintrosgasi,” jelas Saurip yang dipercaya sebagai pendamping warga Mesuji.

Saurip mendampingi lima perwakilan warga Mesuji, Lampung, mengadu ke Komisi Hukum DPR Rabu kemarin terkait dengan kasus pelanggaran HAM dan kekerasan yang mereka alami. Di sana mereka meminya Komisi Hukum mendesak Kepala Kepolisian RI tegas menungusut pembantaian 30 warga yang terjadi sepanjang 2009 hingga 2010.

Biodata Jenderal Saurip Kadi


Berita Lampung - Biodata Jenderal Saurip Kadi : Saurip Kadi, 60 tahun, lama tak terdengar kabarnya. Mayor Jenderal Purnawirawan TNI asal Brebes ini tiba-tiba membuat berita heboh. Dia memimpin rombongan Lembaga Adat Megoupak bertemu Komisi Hukum DPR, Rabu, 14 Desember 2011.


Nama : Saurip Kadi
Tempat Tanggal Lahir : Brebes 18 Januari 1951
Angkatan : 1973
Kesatuan : Infanteri
Pangkat Terkahir Militer Aktif : Mayor Jenderal TNI
Jabatan Terakhir Militer : Asisten Teritorial Mabes TNI-AD

Karir
Kolonel :
Staff Ahli Bidang Khusus Menhankam

Brigadir Jenderal :
Inspektur Khusus di Inspektorat Jenderal Dephankam

Mayor Jenderal :
Asisten Teritorial Mabes TNI-AD

Video Tragedi Mesuji Berdarah

Berita Lampung - Video Tragedi Mesuji Berdarah : Perwakilan keluarga dan korban kasus Mesuji, Mayjen (Purn) Saurip Kadi, menegaskan bahwa video pembunuhan keji di Kecamatan Mesuji, Sumatera Selatan, dan Kabupaten Mesuji, Lampung, merupakan video asli. Hal itu diungkapkannya menanggapi pernyataan Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar yang menduga ada rekayasa dalam video itu.

"Ada pernyataan bahwa video ini sepertinya adalah rekayasa. Saudara-saudara yang kami tampilkan itu adalah data valid. Dan saya tegaskan, kami terlahir bukan untuk menjadi seorang yang merekayasa dan membohongi, dan menyudutkan pemerintah," ujar Saurip, saat jumpa pers bersama keluarga korban kasus Mesuji di Kantor Kontras, Jakarta, Jumat (16/12/2011).

Saurip mengatakan, video itu menunjukkan bahwa warga Mesuji memang mengalami kekerasan oleh petugas pengamanan (pam) swakarsa yang dibekingi aparat kepolisian. Mantan anggota DPR itu menilai tidak layak jika pemerintah saat ini lebih mementingkan video tersebut daripada keselamatan warga daerah tersebut.

"Maka dari itu, saya kemarin geregetan, ketika sudah nyata-nyata rakyat jatuh jadi korban dalam jumlah besar, hidup tidak layak, kok sempat-sempatnya penguasa itu lebih sibuk membela diri dengan alasan-alasan, dan janji-janji untuk melakukan investigasi," kata Saurip.

Trubus, salah satu warga Mesuji, juga mengakui bahwa video kekerasan tersebut tidak direkayasa. Menurut mantan petugas Pam Swakarsa PT Silva Inhutani itu, video tersebut diambil di enam wilayah yang berbeda di daerah Kecamatan Mesuji, Sumatera Selatan, dan Kabupaten Mesuji, Lampung.

"Kebetulan saya ada di salah satu desa itu karena saya menjadi (petugas) pam swakarsa. Jadi di video itu memang benar apa adanya. Kalaupun ada yang bantah direkayasa, saya akan bertanggung jawab untuk menunjukkan lokasi-lokasinya. Jadi yang jelas video itu adalah nyata, bukan rekayasa," kata Trubus.

Seperti diberitakan, pada Rabu (14/12/2011), sejumlah warga dan keluarga korban kasus Mesuji didampingi pengacara melaporkan dan menyampaikan bukti adanya http://www.blogger.com/img/blank.gifpembunuhan keji yang terjadi pada akhir 2010 hingga awal 2011 di dua daerah, yakni di Kecamatan Mesuji, Sumatera Selatan, dan Kabupaten Mesuji, Lampung. Menurut mereka, kasus itu bermula dari perluasan lahan salah satu perusahaan kelapa sawit dan karet milik warga negara Malaysia. Dalam video, berbagai tindakan keji terekam.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Jakarta, Kamis (15/12/2011), membantah bahwa aksi kekerasan itu dilakukan oleh aparat kepolisian. Ia mengatakan, Brimob di wilayah setempat melakukan evakuasi terhadap 200 karyawan PT SWA yang saat itu diserang warga Mesuji yang mengamuk dan menyerang kamp di perkebunan kelapa sawit tersebut. Baca Kronologis Konflik Lahan di Mesuji Lampung


"Tidak benar gambar-gambar penayangan aksi kekerasan itu dilakukan oleh petugas. Ini akibat dampak dari konflik horizontal yang terjadi," ungkap Boy.
(Sumber Kompas.com )

Polisi kini berupaya menelusuri maksud dan tujuan pembuatan video itu, termasuk memeriksa keaslian video pembunuhan yang terjadi di Mesuji.

SAATNYA RAKYAT BERANI BERSATU

Bagai mana pendapat Anda Tragedi Mesuji Berdarah, siapakah yang salah ?

pilkada dki jakarta 2012

Berita Lampung - pilkada dki jakarta 2012 : Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta menetapkan rangkaian tahapan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah Jakarta 2012. Sesuai dengan Keputusan KPU Provinsi DKI Nomor 01/Kpts/KPU-Prov-010/2011 tentang Hari dan Tanggal Pemungutan Suara Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Tahun 2012, hari pemungutan suara ditetapkan 11 Juli 2012.

Berikut ini jadwal dan tahapan Pilkada DKI Jakarta pada 2012:
* 12 Februari 2012: Penerimaan akhir data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4)
* 13-19 Maret 2012: Pendaftaran calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017.
* 13 April 2012: Pengumuman data pemilih sementara.
* 4-6 Mei 2012: Perbaikan data pemilih sementara.
* 20-22 Mei 2012: Pengesahan dan pengumuman data pemilih tetap.
* 24 Juni-7 Juli 2012: Masa kampanye para calon gubernur DKI dan wakil gubernur DKI.
* 8 Juli-10 Juli 2012: Masa tenang.
* 11 Juli 2012: Pemungutan suara.
* 19-20 Juli 2012 : BAP, rekap hasil dan penetapan calon terpilih.
* 7 Oktober 2012: Pelantikan dan sumpah janji.

Pilkada dki 2012, calon gubernu dki jakarta 2012, pilgub dki 2012,hasil pilkada dki 2012, perolehan suara pilkada dki jakarta 2012, hasil quick count pilkada dki 2012, hasil pilkada dki 2012, cagub dki 2012-2017, Hasil pilkada dki 11 Juli 2012

Pilkada Kalimantan Barat 2012

Berita Lampung - Pilkada Kalimantan Barat 2012 : pemungutan suara untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur provinsi Kalimantan Barat akan dilakukan pada 20 September. Namun, perubahan tanggal pemungutan suara masih mungkin terjadi karena penetapannya masih bersifat sementara.

Januari 2012 KPU akan mulai menyusun pra pentahapan pilkada. sedangakan April nanti, daftar pemilih sementara sudah bisa dipublikasikan,

Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Barat AR Muzammil mengaku lega setelah anggaran pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalbar pada September 2012 mendatang akhirnya disetujui. Dari anggaran Rp 150 miliar untuk pilkada, Rp 132 miliar di antaranya akan dialokasikan untuk KPU.

Nomor Urut Pasangan Calon Guburnur Kalimantan Barat 2012


Piilkada Guburnur Kalimantan Barat 2012, pemilihan Guburnur Kalimantan Barat 2012, Hasil pilkada Kalimantan Barat 2012, hasil Quick count pilkada Kalimantan Barat 2012, perolehan suara pilkada Kalimantan Barat 2012, tahapan pilkada Kalimantan Barat 2012, pilkada Kalbar 2012, pemilukada kalbar 2012

Rabu, 14 Desember 2011

Harga Cabai dan Bawang stabil beras Naik di bandar lampung 14 desember 2011

Berita Lampung - Harga Cabai dan Bawang stabil beras Naik di bandar lampung 14 desember 2011 : Kurang dari dua pekan menjelang Hari Raya Natal, harga beras di Bandar Lampung, Lampung, telah merangkak naik. Kenaikan cukup signifikan, mencapai Rp 300 - Rp 500 per kg. Berdasar pantauan di Pasar Pasir Gintung, Bandar Lampung, Rabu (14/12/2011), harga beras asalan jenis IR-64 mencapai Rp 8.000 per kg. Padahal, sepekan sebelumnya masih stabil di kisaran Rp 7.500 per kg.

Sementara itu, beras kualitas sedang kini Rp 8.500 dan kualitas super jenis slyp Rp 9.000 per kg. "Harga naik karena harga gabah dari petani sudah naik lebih dahulu. Mungkin karena musim hujan," tutur Ivan (33), salah seorang pedagang beras.

Berbeda dengan harga beras yang mulai merangkak naik, harga cabai dan bawang di Bandar Lampung masih cenderung stabil.

Berdasarkan pantauan Rabu (14/12/2011) di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung yang merupakan pasar induk sayuran di kota ini, harga cabai rawit berkisar Rp 24.000 sampai Rp 25.000 per kg. Sementara cabai keriting Rp 34.000 - Rp 35.000 per kg. Harga ini tidak jauh berbeda dengan kondisi dua pekan sebelumnya.

Sementara, harga bawang merah Rp 8.000 per kg dan bawang putih Rp 7.000 per kg. "Harga masih rendah dan stabil karena pasokan dari Brebes masih lancar dan melimpah," ujar Sunaryo (30), pedagang bawang. Karena stok bawang dari Brebes masih melimpah, Bandar Lampung di akhir tahun ini tidak lagi dibanjiri bawang impor dari Vietnam atau Myanmar.

Pembantaian Warga Mesuji Perusahaan Malaysia Dituding Bantai Warga

Berita Lampung - Pembantaian Warga Mesuji Perusahaan Malaysia Dituding Bantai Warga Lampung : Warga Lampung melaporkan aparat Kepolisian ke Komisi III DPR terkait tindak kekerasan yang menimbulkan korban jiwa.

Melalui kuasa hukum warga, Bob Hasan menjelaskan kejadian tersebut berawal ketika upaya penggusuran terkait perluasan kebun sawit di Mesuji, Lampung. Menurutnya, upaya penggusuran tersebut menggunakan cara kekerasan serta pemerkosaan terhadap masyarakat.

Bangunan ibadah dihancurkan, hasil panen singkong juga dirampas. Aparat kepolisian yaitu korps Brimob melakukan juga pemerkosaan terhadap janda pada saat penggusuran," kata Bob Hasan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (14/12/2011).

Sementara itu mantan anggota DPR Mayjen (Purn) Saurip Kadi, yang ikut mendamping warga mengatakan perusahan perkebunan sawit tersebut mengusir penduduk dengan cara membentuk PAM Swakarsa. Hal itu menurutnya untuk membenturkan rakyat dengan rakyat.

"Ketika warga mengadu ke polisi tidak dilayani. Intimidasi dari oknum Kepolisian dan pihak perusahaan sangat masif di sana," jelasnya.

Dalam pertemuan dengan Komisi III DPR sempat diputar video kekerasan yang dilakukan oleh Pamswakarsa tersebut. Dalam video itu diperlihatkan adanya pembantaian yang dilakukan dengan keji. Ada dua video yang merekam proses pemenggalan dua kepala pria.

Sementara tampak satu pria bersenjata api laras panjang dengan penutup kepala memegang kepala yang telah terpenggal. Selain merekam pembunuhan keji lainnya, video lain memperlihatkan kerusakan rumah penduduk.

Hal ini dilakukan sejak tahun 2003 oleh perusahaan milik warga negara Malaysia yang bermaksud melakukan perluasan lahan. Namun, upaya perusahaan membuka lahan untuk menanam kelapa sawit dan karet selalu ditentang penduduk setempat.

Akhirnya perusahaan Malaysia membentuk PAM Swakarsa yang juga dibekingi aparat kepolisian untuk mengusir penduduk. Setelah adanya PAM Swakarsa terjadilah beberapa pembantaian sadis dari tahun 2009 hingga 2011.

Kurang lebih 30 orang sudah menjadi korban pembantaian sadis dengan cara ditembak, disembelih dan disayat-sayat. Sementara ratusan orang mengalami luka-luka dan diantara mereka ada yang mengalami trauma dan stres berat.

inilah Tragedi Mesuji Versi Mantan Kapolda Lampung

Berita Lampung - inilah Tragedi Mesuji Versi Mantan Kapolda Lampung : Sebuah laporan mengejutkan datang dari sekelompok warga Mesuji, Lampung. Mereka melaporkan pembantaian yang diduga dilakukan oleh aparat penegak hukum pada awal tahun 2011 ke Dewan Perwakilan Rakyat.

Saat itu, Kapolda Lampung dijabat oleh Irjen Pol Sulistiyo Ishak yang saat ini menjabat sebagai Widya Iswara Utama Sespim Polri. Menurut Sulistiyo, tak ada pembantaian warga di Mesuji saat itu. "Itu tidak benar sama sekali," kata Sulistiyo saat dikonfirmasi VIVAnews.com, Rabu 14 Desember 2011.

Dia mengatakan, saat itu memang sedang dilakukan proses penegakan hukum oleh aparat. "Yang benar saat itu ada proses penertiban terhadap kasus perambahan hutan," katanya.

Namun, Sulistiyo tak memungkiri dalam proses penegakan hukum itu terdapat warga yang tewas oleh aparat. "Ada korban, tapi bukan karena pembantaian, satu orang meninggal dunia karena tindakan dari anggota," ujarnya.

Berikut petikan wawancara VIVAnews.com dengan Irjen Pol Sulistiyo Ishaq:

Ada laporan pembantaian di daerah Mesuji, Lampung awal 2011? Sebagai Kapolda Lampung saat itu, apa tanggapan Anda?
Itu tidak benar sama sekali. Jadi begini sebenarnya dari ini menjadi area Humas Mabes Polri dengan Polda Lampung unuk menjelaskan. Namun karena saya mantan Kapolda sana, saya akan meluruskan sedikit. Tidak benar ada pembantaian.

Sebenarnya apa yang terjadi saat itu?
Yang benar saat itu ada proses penertiban terhadap kasus perambahan hutan, tapi dilakukan secara komprehensif oleh Polri, Pemda, dinas-dinas terkait seperti Kehutanan, Polisi Hutan, dan Satpol PP.

Konteksnya adalah penertiban perambahan hutan. Konteks pembantaian itu di mana?
Ini perlu diklarifikasi. Di Lampung itu sangat terbuka, sangat mudah untuk mendapatkan informasi dari aparat. Kalau ada informasi itu ya harus diklarifikasi terlebih dahulu.

Apa saat itu ada konflik antar warga di sana?
Jangan sampai informasinya simpang siur. Yang jelas, konteksnya di Sumatera itu antara Sumatera Selatan dan Lampung ada wilayah Mesuji. Mesuji di Lampung dan Mesuji di Sumatera Selatan. Kasus Mesuji di Sumsel itu berbeda dengan yang di Lampung. Ini kasus Mesuji yang mana?

Kalau peristiwa Mesuji di Lampung?
Kalau yang terkait PT Silva itu, konteksnya itu tadi, penertiban perambahan hutan.

Ada korban, tapi bukan karena pembantaian, satu orang meninggal dunia karena tindakan dari anggota. Itu pun dari ketentuan yang dilakukan oleh aparat waktu itu kita tindak sesuai prosedur, bahkan dari Komnas HAM Lampung sudah mengecek.

Jadi hanya satu korban. Ada anggota kepolisian yang sudah dilakukan penindakan.

Hasil pemeriksaan terhadap anggota itu?
Pemeriksaan polisi itu ada aturan mainnya. Kalau melanggar tindak pidana ya dilakukan pidana, kalau disiplin ya disiplin, kalau melanggar etik ya ditindak sesuai dengan etik. Kalau penanganan itu sesuai prosedur.

Jadi hasil pemeriksaan anggota polisi itu dinyatakan tidak bersalah dan tindakannya telah sesuai prosedur?
Tidak bersalah. Maka dari itu, antara pemberitaan yang dimunculkan dengan fakta yang terjadi harus dicek.

Yang di PT Silva itu Polda lampung dengan tim terpadunya melakukan penertiban di register 45. Kita lakukan secara komprehensif itu tadi, ada penyuluhan dan sebagainya.

Sebenarnya, situasi di sana saat itu seperti apa sehingga sampai dilakukan tindakan seperti itu?
Itu kita sudah laporkan bahkan Komnas HAM sudah hadir. Silakan klarifikasi ke sana dan Polda Lampung.

Dalam laporan orang-orang yang mengaku menjadi korban, ada 33 orang tewas?
Yang melaporkan itu siapa. Kasihan masyarakat kalau informasi itu tidak jelas.

Para pelapor menunjukkan video rekaman peristiwa itu, tanaggapan Anda?
Video itu bisa diambil dari mana-mana. Bisa dirangkum dari mana-mana. Itu harap dicek kebenarannya.

Laporan sudah masuk DPR, apa Anda siap memberikan keterangan atau klarifikasi terkait kasus ini?
Namanya prajurit, polisi ini kan prajurit, kita harus bertanggung jawab atas amanah yang diberikan rakyat. Tapi itu ada aturannya sendiri.

Siap untuk dimintai keterangan?
Itu kan nanti ada organisasi, ada aturan mainnya.

Pilkada Kabupaten Jepara 2012

Berita Lampung - Pilkada Kabupaten Jepara 2012 ; Pemilihan umum kepala daerah kabupaten Jepara di rencanakan akan di selenggarkan pada 29 Januari 2012, Adapun jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada Jepara 2012 sebanyak 821.316 pemilih, meliputi pemilih laki-laki sebanyak 409.809 pemilih dan perempuan sebanyak 411.507 pemilih.

Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 16 kecamatan, sebanyak 1.733 TPS, terbanyak terdapat di Kecamatan Bangsri sebanyak 158 TPS, disusul Kecamatan Tahunan sebanyak 136 TPS, sedangkan paling sedikit di Karimunjawa sebanyak 19 TPS.

Empat pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Jepara, Jawa Tengah, Rabu (14/12/2011) dinyatakan lolos verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum setempat.

"Calon yang memenuhi persyaratan berhak ditetapkan sebagai pasangan calon pada Kamis (15/12/2011)," kata Ketua KPU Jepara Muslim Aisha ditemui usai penyampaian dan pengumuman hasil verifikasi pasangan bakal calon di KPU Jepara yang dihadiri tim kampanye masing-masing pasangan bakal calon dan partai pengusung di Jepara.

Keempat pasangan bakal calon yang lolos verifikasi itu yakni Yuli Nugroho - Nuruddin Amin yang diusung PDIP, PKB, PKS, PKNU, PDS, PKPB, dan PKP, Chaeron Syariefudin - Ahmad Ja'far diusung Partai Demokrat dan Hanura, Ahmad Marzuki - Subroto diusung PPP, PAN, dan PKPI, serta Nur Yahman - Aris Isnandar yang diusung Partai Golkar dan Gerindra.

Rapat pleno terbuka penetapan dan pengundian nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati dilaksanakan di Kantor KPU Jepara yang dihadiri pengurus partai pengusung calon, tokoh agama, muspida, sejumlah SKPD, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan simpatisan masing-masing pasangan calon. Adapun pasangan yang mendapatkan nomor urut pertama adalah

Nomor Urut calon Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Jepara 2012
1. Pasangan Ahmad Marzuki- Subroto
2. Pasangan Chaeron Syariefudin dan Ahmad Ja'far
3. Pasangan Nur Yahman dan Aris Isnandar
4. Pasangan Yuli Nugroho dan Nuruddin Amin

Hasil Quick Qount Pilkada Kabuapten Jepara 2012
1. Pasangan Ahmad Marzuki- Subroto
2. Pasangan Chaeron Syariefudin dan Ahmad Ja'far
3. Pasangan Nur Yahman dan Aris Isnandar
4. Pasangan Yuli Nugroho dan Nuruddin Amin

Hasil Penghitungan KPU Jepara
1. Pasangan Ahmad Marzuki- Subroto
2. Pasangan Chaeron Syariefudin dan Ahmad Ja'far
3. Pasangan Nur Yahman dan Aris Isnandar
4. Pasangan Yuli Nugroho dan Nuruddin Amin

Selanjutnya kita tunggu siapakah yang layak untuk memimpin kabupaten Jepara periode 2012-2017 semoga bupati dan wakil bupati terpilih dapat menjadikan kabupaten jepara yang lebih baik 5 tahun mendatang.

Hasil quick count pilkada jepara 29 Januari 2012, hasil pilkada jepara 2012, perolehan suara pilkada jepara 2012, Quick count pilkada jepara 2012, pemenang pilkada jepara 2012, nomor urut pilkada jepara 2012.

Pilkada Buton 2011 Dijadwal Ulang

Berita Lampung - Pilkada Buton 2011 Dijadwal Ulang : Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan kepala daerah Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara, yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat disepakati dijadwal ulang.

Penjabat Bupati Buton Nasruan melalui telepon dari Pasarwajo, Rabu (14/12/2011) mengatakan, kesepakatan menjadwal ulang PSU pilkada Buton tersebut diambil melalui rapat yang dipimpin Gubernur Sultra H Nur Alam di Kendari, Senin (12/12/2011).

Dalam rapat yang dihadiri Ketua DPRD Buton, KPU Buton dan KPU Sultra bersama jajaran muspida itu, disepakati KPU menjadwal ulang PSU pilkada setelah dana APBD Perubahan 2011 dicairkan pekan depan," katanya.

Menurut dia, PSU pilkada Buton sesuai perintah Mahkamah Konstitusi (MK) sebetulnya sudah bisa dilaksanakan Dember 2011, kalau pihak KPU mematuhi ketentuan undang-undang tentang pilkada.

"Sesuai ketentuan, KPU baru bisa menetapkan jadwal pilkada setelah dana APBD disahkan oleh pemerintah setempat," katanya.

Yang terjadi Buton, ujarnya, KPU sudah lebih dahulu menetapkan jadwal pilkada sebelum dana APBD Perubahan 2011 yang memuat dana pilkada ulang disahkan. Bahkan KPU sudah lebih dahulu melantik Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS).

"Akibat pelanggaran undang-undang yang dilakukan oleh KPU Buton itu, anggota PPK dan KPPS, dalam tiga bulan terakhir belum menerima honor karena tidak ada anggarannya dalam APBD 2011," katanya.

Menurutu dia, KPU Buton dalam menyelenggarakan pilkada Buton pada 4 Agustus 2011, terbukti melanggar undang-undang.

Dalam menentukan pasangan calon bupati-wakil bupati yang ikut dipilih, kata dia, tidak melalui verifikasi faktual berkas administrasi tapi karena suap.

"Kita tidak ingin PSU pilkada Buton bermasalah lagi, karena akibat kelalaian KPU pada pilkada sebelumnya, negara menderita kerugian cukup besar, Rp9 miliar lebih," katanya.

KPU Buton menyelenggarakan pilkada pada 4 Agustus 2011, diikuti sembilan pasangan calon bupati-wakil bupati Buton periode 2011-2016.

Hasilnya, pasangan Agus Feisal-Yaudu Salam Adjo yang dijagokan Partai Golkar dan PKS memperoleh suara terbanyak, yakni 32 persen dari suara sah sebanyak 126.000 lebih.

Namun salah satu pasangan calon bupati-wakil bupati, Uku-Dani yang digugurkan oleh KPU, mengugat proses pilkada tersebut ke MK.

Hasilnya, majelis hakim MK dalam sidang pada 21 September 2011, mengabulkan gugatan Uku-Dani dan memerintahkan KPU Buton untuk melakukan proses ulang pilkada Buton.

Hasil penghitungan suara pilkada Kabupaten Batang 2011

Berita Lampung - Hasil penghitungan suara pilkada Kabupaten Batang 2011 : Pasangan Yoyok Riyo Sudibyo-Sutadi unggul sementara perolehan suara dari dua pasangan calon lainnya pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Minggu (11/12/2011).

Berdasarkan rekapitulasi sementara perolehan suara sebanyak 964 dari 1.552 Tempat Pemungutan Suara yang telah masuk KPU Kabupaten Batang, hingga pukul 20.00 WIB, pasangan calon Yoyok-Sutadi memperoleh 113.027 suara (40,03 persen), Susi Iriani-Lafran Panca Putranto 62.397 (22,10 persen), dan Dheddy Irawan-Mujarwo 107.992 (37,87 persen).

Ketua KPU Kabupaten Batang Adi Pranoto mengatakan, secara keseluruhan proses pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Batang berjalan lancar.

"Berdasarkan rekapitulasi perolehan suara sementara masih berjalan sekitar 62 persen. Namun hasil perolehan suara sementara ini akan kami tutup setelah mencapai 70 persen dari perolehan suara masuk," katanya.

Ia mengatakan, KPU hanya bersifat sebagai pelayan publik menginformasikan hasil pelaksanaan penghitungan suara calon.

"Adapun hasil final penghitungan suara ini akan kami laksanakan pada rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara di tingkat PPK dan KPU," katanya.

Sesuai tahapan, katanya, berita acara penghitungan perolehan suara dari masing-masing TPS ke kecamatan akan dihitung di tingkat PPK, pada 12-15 Desember 2011.

"Setelah di tingkat PPK, perolehan suara ini akan dihitung oleh KPU di tingkat kabupaten," katanya.

Berdasarkan pantauan di kantor KPU Kabupaten Batang, Minggu malam, masyarakat antusias melihat penghitungan perolehan suara dari masing-masing pasangan calon bupati.

Puluhan petugas Kepolisian Resor Batang, Polres Pekalongan, dan Brimob Pekalongan, tampak berjaga, mengamankan kondisi di sekitar lingkungan KPU dan Pendopo Bupati Kabupaten Batang.

pilkada Kabupaten Batang 2011, perolehan suara pilkada Kabupaten Batang 2011, pemenang pilkada Kabupaten Batang 2011, hasil pilkada batang 11/12/2011

Rabu, 23 November 2011

Pilkada Kota Sukabumi 2013-2018

Berita Lampung - Pilkada Kota Sukabumi 2013-2018 : Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kota Sukabumi periode 2013 - 2018 rencananya akan digelar bersamaan dengan Pilkada Jabar dan tiga pilkada lainnya, yakni Kota Cirebon, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung Barat pada 23 Februari 2013.

penetapan tanggal pelaksanaan pesta demokrasi tiap lima tahun sekali ini sifatnya masih tentatif atau bisa berubah sewaktu-waktu jika terdapat halangan.

Penetapan ini merupakan hasil rapat bersama Komisi Pemilhan Umum (KPU) Jabar dan empat KPU kota dan kabupaten belum lama ini, Kamis (10/11/2011).

draft tahapan dan jadwal penyelenggaraan, Pilkada Kota Sukabumi2013 mulai dilaksanakan pada Juli 2012 mendatang. Sementara pendaftaran calon kepala daerah dilaksanakan pada 6 September 2012.

pengumuman hasil pemungutan suara akan dilaksanakan pada 2 Maret 2013. Sedangkan masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi habis pada Mei 2013.

Siapakah Yang pantas memimpin kota suka bumi 2013-2018 mendatang ?


hasil pemungutan suarapilkkada suka bumi, jadwal pilkada suka bumi 2013, pendaftaran calon pilkada suka bumi 2013, pelaksanaan pilkada suka bumi 2013

Pilkada Kabupaten Batang 2011

Berita Lampung - Pilkada Kabupaten Batang 2011 : pemilihan umum kepala daerah kabupaten Batang Jawa tengah akan di gelar 11 desember 2011, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menetapkan nomor urut tiga pasangan calon yang akan maju pada pemilihan kepala daerah setempat dalam rapat pleno terbatas di Gedung Korpri, Selasa (15/11/2011).


Nomor Urut pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Batang 2011-2016,
1. Pasangan Yoyok Riyo Sudibyo-Sutadi (Yodi)
2. Pasangan Susi Iriani-Lafran Pancaputranto (Bersusila)
3. Pasangan Dheddy Irawan-Mujarwo (Dhewo)

Pengamanan Pilkada Batang 2011-2016
Kapolres Batang AKBP Toni Harsono mengatakan saat ini Polres Batang menyiagakan sebanyak 100 personel untuk pengamanan pilkada Batang 2011-2016, Namun, katanya, jumlah personel tersebut akan ditambah setelah mendekati masa kampanye dan pencoblosan.

"Nantinya pengamanan pilkada tidak hanya dilakukan oleh polres melainkan akan ditambah dari unsur masyarakat dan TNI, dan Brimob," katanya.

Hasil Quick Count Pilkada Batang 2011-2016
1. Pasangan Yoyok Riyo Sudibyo-Sutadi (Yodi)
2. Pasangan Susi Iriani-Lafran Pancaputranto (Bersusila)
3. Pasangan Dheddy Irawan-Mujarwo (Dhewo)

Perolehan Suara Pilkada Batang 2011-2016
1. Pasangan Yoyok Riyo Sudibyo-Sutadi (Yodi)
2. Pasangan Susi Iriani-Lafran Pancaputranto (Bersusila)
3. Pasangan Dheddy Irawan-Mujarwo (Dhewo)

Pilkada Provinsi Gorontalo 2011

Berita Lampung - Pilkada Provinsi Gorontalo 2011 : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo, menetapkan pasangan kandidat Gubernur dan wakil Gubernur Rusli Habibie-Idris Rahim, sebagai pemenang Pemilu Kada di wilayah tersebut, Rabu (23/11).

Penetapan dilakukan dalam rapat Pleno KPU yang digelar di gedung pertemuan Azizah, Libuo, Kota Gorontalo, di bawah pengamanan ketat kepolisian .

Ketua KPU Salahuddin Pakaya, mengatakan sesuai hasil rekapitulasi suara di tingkat Provinsi, pasangan yang diusung partai Golkar dan PPP tersebut, unggul dengan meraup, 264.011 suara, atau 43,98%. Pasangan incumbent, Gusnar Ismail-Toni Uloli, tercatat memperoleh 183.060 suara, atau 30,49%. Sedang pasangan bernomor urut tiga, dari jalur indepeden, yakni David Bobihoe-Nelson Pomalingo, memperoleh 153.252 suara atau 25,53%.

KPU mencatat total perolehan suara sah Pilkada yang digelar pada 16 November 2011 yang lalu itu sebanyak 600,323 suara.

"Sesuai jadwal tahapan PIlkada, pasangan Rusli-Idris akan dilantik menjadi Gubernur dan wakil Gubernur Gorontalo, pada 16 Januari 2012 mendatang," katanya.

Pihaknya berterimakasih kepada ketiga pasangan kandidat serta para pendukungnya, pihhak keamanan, panwaslu serta seluruh masyarakat Gorontalo yang telah menyukseskan jalannya pesta demokrasi tersebut.

Pelaksanaan Pilkada Aceh 16 Februari 2012

Berita Lampung - Pelaksanaan Pilkada Aceh 16 Februari 2012 : Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menetapkan hari pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) untuk gubernur dan 17 bupati/wali kota beserta wakilnya digelar 16 Februari 2012.

"Setelah dikonsultasikan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), maka tanggal pencoblosan ditetapkan 16 Februari 2012," kata Wakil Ketua KIP Aceh Ilham Saputra di Banda Aceh, Kamis. Penetapan tanggal pencoblosan Pilkada Aceh terjadi tiga kali perubahan. Sebelumnya, KIP Aceh menetapkan hari pemungutan suara pada 14 November 2011.

Kemudian, tanggal tersebut bergeser menjadi 24 Desember 2011. Pergeseran tersebut akibat adanya jeda tahapan pilkada menyusul terjadi kisruh regulasi.

Namun, KIP Aceh kembali menggeser jadwal pencoblosan tersebut menjadi 16 Februari 2012, menyusul adanya keputusan sela Mahkamah Konstitusi (MK), yang memerintahkan KIP Aceh dan KIP 17 kabupaten/kota membuka kembali pendaftaran pasangan bakal calon.

"Pergeseran jadwal pemungutan suara ini akibat implikasi keputusan sela MK. Jadwal 16 Februari ini bisa saja bergeser jika MK pada sidang 18 November memutuskan menunda Ppilkada Aceh," katanya.

Keputusan sela MK tersebut terbit setelah adanya gugatan TA Khalid dan Fadhullah, dua kandidat kepala daerah di Provinsi Aceh. Keduanya menggugat karena belum ada kepastian hukum yang jelas terhadap landasan hukum pelaksanaan pilkada di Aceh.

Menurut Ilham, penetapan tanggal pemungutan suara pilkada tersebut juga berdasarkan poin kedua keputusan sela MK tersebut. Di mana MK memerintahkan KIP menyesuaikan tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan pilkada sebagai akibat putusan sela tersebut.

Ilham mengakui, akibat terjadinya penyesuaian jadwal pilkada tersebut pihaknya tidak bisa menyediakan pasangan terpilih sebelum masa jabatan gubernur dan wakil gubernur sekarang ini berakhir.

"Undang-undang juga memerintahkan penyelenggara harus menggelar pilkada 30 hari sebelum masa jabatan kepala daerah berakhir. Ini juga tidak bisa kami penuhi akibat implikasi keputusan sela MK tersebut," kata dia.

Masa jabatan gubernur dan wakil gubernur Aceh yang saat ini dijabat Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar berakhir 8 Februari 2011. Keduanya terpilih pada pilkada Aceh 11 Desember 2006.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga akan mengonsultasikan masalah anggaran kepada Menteri Dalam Negeri. Sebab, dana pilkada yang digunakan sekarang ini bersumber dari APBA 2011.

"Kalau jadwal baru yang ditetapkan ini sudah memasuki tahun anggaran 2012. Jadi, kami perlu mengonsultasikannya dengan Menteri Dalam Negeri, sehingga tidak melahirkan masalah hukum di kemudian hari," pungkas Ilham Saputra baca lengkap ..

Putuskan Gugatan Pilkada Aceh 24 November 2011

Berita Lampung - Putuskan Gugatan Pilkada Aceh 24 November 2011 : Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwalkan akan menggelar persidangan membacakan putusan final perkara gugatan pilkada Aceh pada 24 November 2011. "Saya menerima pemberitahuan via telepon dari seorang staf Mahkamah Konstitusi bagian persidangan bahwa sidang pembacaan putusan akhir digelar Kamis besok," kata Yarwin Adi Darma, komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh di Banda Aceh, Selasa (22/11).

Gugatan pilkada Aceh tersebut diajukan TA Khalid dan Fadhullah. Keduanya menggugat karena belum ada kepastian hukum yang jelas terhadap landasan hukum pelaksanaan pilkada di Aceh. Menyikapi pemberitahuan tersebut, Yarwin menyebutkan, dalam waktu dekat KIP Aceh akan melakukan rapat internal untuk membahas teknis menghadapi putusan akhir MK.

"Kami akan rapat apakah menghadiri persidangan, mengirim perwakilan, atau hanya mengutus pengacara saja. Nanti akan putuskan dalam rapat para komisioner KIP Aceh," ujarnya.

Sebelumnya, Komisi Independen Pemilihan telah menyampaikan jawaban tertulis kepada majelis hakim Mahkamah Konstitusi. Dalam jawaban itu, KIP menyampaikan seluruh surat keputusan KIP tentang tahapan pilkada. Tahapan pilkada itu, lanjut dia, tertuang dalam Surat Keputusan KIP Aceh Nomor 1/2011, Surat Keputusan KIP Aceh Nomor 11/2011 Surat Keputusan KIP Aceh Nomor 17/2011, dan Surat Keputusan KIP Aceh Nomor 26/2011.

"KIP memberikan jawaban mengenai hal-hal terkait gugatan tahapan pilkada, termasuk melampirkan semua SK yang mengatur tahapan," lanjut Yarwin.

Selain itu, KIP juga menyampaikan bahwa mereka telah melaksanakan perintah Mahkamah Konstitusi dalam putusan sela, yaitu pembukaan kembali masa pendaftaran dan menyesuaikan tahapan pilkada. Padahal, kata dia, KIP Aceh telah menjadwalkan pilkada gubernur yang digelar serentak dengan pemilihan 17 bupati/wali kota pada 24 Desember 2011.

"Namun akibat putusan sela tersebut, KIP Aceh menetapkan kembali tahapan penyesuaian setelah berkonsultasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Jadwal pemungutan suara penyesuaian ini ditetapkan digelar 16 Februari 2012," katanya.

Setelah melaksanakan putusan sela MK, kata Yarwin, KIP menerima enam pasangan bakal calon gubernur, bupati, dan wali kota dari jalur perseorangan dan partai, yaitu di provinsi dan lima kabupaten/kota. "Saat ini, kami sedang memverifikasi syarat dukungan enam pasangan bakal calon perseorangan tersebut. Syarat dukungan masing-masing pasangan berupa 146 ribu lembar KTP yang cek kebenarannya," demikian Yarwin Adi Darma.

Populasi Badak di Lampung terancam punah

Berita Lampung - Populasi Badak di Lampung terancam punah akibat perburuan liar. Perburuan binatang bercula satu ini marak karena tak pernah ada sanksi berat buat pelakunya. Demikian dikatakan Ketua Yayasan Badak Indonesia Widodo Ramono di Bandarlampung, Kamis (24/11).

Widodo mengatakan, populasi badak di Waykambas tinggal 30 ekor. Sementara di Bukit Barisan tersisa 80 ekor. "Keberadaan satwa ini tak menguntungkan bagi perkembangbiakannya karena perubahan iklim global yang tak mendukungnya," terang Widodo.

Dia mengatakan Yayasan Badak Indonesian membantu pemerintah untuk melindungi hutan dan melestarikan satwa yang dilindungi. "Salah satunya satwa yang dilindungi adalah Badak, kita harus memahami, bahwa satwa ini tergolong langka dan hanya manusia yang dapat menolong agar satwa itu tetap ada," ujarnya.

Namun, menurut Widodo, justru manusia yang paling berperan menyusutkan populasi badak. "Badak diburu dan semua anatomi hewan itu dimanfaatkan untuk mengobati penyakit," jelas dia.

Padahal, Widodo menambahkan, hasil penelitian, tak satu pun bagian tubuh badak punya khasiat mengobati penyakit.( Berita Lampung terkini..

Aneh Dokter RS Abdul Moeloek lampung Demo

Berita Lampung - Aneh Dokter RS Abdul Moeloek lampung Demo ; Layanan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek, Lampung, Rabu (23/11), terganggu, menyusul aksi unjuk rasa karyawan, perawat, dan dokter di rumah sakit tersebut. Pengunjuk rasa menuntut direktur rumah sakit, Hermansyah Zaini, mundur dari jabatannya karena dinilai otoriter.

Aksi yang berlangsung di depan gedung rumah sakit itu membuat sejumlah pasien tidak mendapat layanan konsultasi dan pengobatan dari paramedis. Aktivitas yang normal hanya terlihat di bagian unit gawat darurat dan layanan intensif (ICU).

Padahal, sebagian dari pasien rawat jalan ini datang dari luar kota Lampung. Marwati (57), warga Kotabumi, Lampung Utara, misalnya. Jarak dari tempat tinggalnya ke RS Abdul Moeloek berjarak 115 kilometer yang ditempuh hampir 3 jam.

”Sebenarnya, saya sudah sempat mendaftar, lalu disuruh antre menunggu dokter. Belakangan malah diminta kembali besok karena, katanya, dokter sedang unjuk rasa,” ungkap Marwati. Perempuan ini hendak berobat ke dokter spesialis bagian Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT) dengan nada kecewa.

Para pasien akhirnya satu per satu pulang kembali ke rumah. Sebagian lagi nekat menunggu, tetapi tanpa kepastian adanya pelayanan dari dokter.

Pengunjuk rasa berjumlah sekitar 500 orang, termasuk sekitar 50 dokter spesialis. Hampir semua dokter dan perawat yang bekerja di RS milik Pemprov Lampung ini ikut dalam unjuk rasa sejak pukul 08.00.

Namun, unjuk rasa ini tidak sampai mengganggu layanan bagi pasien talasemia. Sekitar 4 pasien talasemia masih mendapatkan layanan rutin transfusi darah dan injeksi disferal meskipun tanpa pendampingan tenaga paramevdis. Jika pelayanan ini sampai terganggu, nyawa penderita talasemia bisa terancam.

Ketua Forum Komunikasi Karyawan Karyawati RS Abdul Moeloek dr Aswedi Putra, SpOT mengatakan, unjuk rasa yang pertama kali terjadi di RS Abdul Moeloek ini bertujuan menuntut mundur Hermansyah karena dinilai otoriter.

Menurut dia, Hermansyah sering bertindak atau mengeluarkan pernyataan yang dianggap tidak pantas kepada karyawan, termasuk para dokter. ”Suasana kerja menjadi tidak kondusif. Sudah empat dokter spesialis yang dibuatnya tidak betah dan mengundurkan diri.”

Namun, Hermansyah membantah tuduhan itu. ”Apanya yang otoriter? Kalau tegas dan disiplin memang betul. Saya tidak ada kompromi. Demo itu ulah oknum dokter yang tidak disiplin jam kerja lalu memprovokasi yang lain,” ujarnya.

hasil penghitungan suara pilkada Boalemo 2012-2017

Berita Lampung - hasil penghitungan suara pilkada Boalemo 2012-2017 ; Pasangan calon bupati dan wakil bupati Boalemo, Rum Pagau-Lahmudin Hambali dari Partai Golkar, dinyatakan sebagai peraih suara terbanyak, Selasa (22/11/2011), dalam penghitungan suara di kantor KPU Boalemo, Provinsi Gorontalo. Pasangan Rum-Lahmudin meraih suara 34 persen dan dinyatakan sebagai bupati dan wakil bupati terpilih untuk periode 2012-2017.

Pasangan Laode Haimuddin-Nizam Dai yang didukung PDI Perjuangan, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, dan Partai Peduli Rakyat Nasional, memperoleh 31 persen suara. Adapun pasangan Burhanudin Pulubuhu-Trianto Kadji yang didukung Partau Persatuan Pembangunan dan Partai Bulan Bintang meraih 17 persen.

Namun, kubu Haimuddin-Nizam menolak hasil tersebut. Kubu ini menyebutkan terjadi kecurangan di Kecamatan Wonosari dan Paguyaman berupa tidak diserahkan formulir C-1 kepada saksi di pihaknya. Formulir C-1 adalah catatan pelaksanaan pemungutan suara dan penghitungan suara di tempat pemungutan suara.

"Kami meminta KPU agar melakungan pemungutan suara ulang di Wonosari dan Paguyaman," kata Haimuddin.

Kopi Luwak Lampung target Program OVOP 2012

Berita Lampung - Kopi Luwak Lampung target Program OVOP 2012 : Pemerintah menyiapkan dana Rp6 miliar untuk pengembangan program One Village On Product (OVOP) pada 2012 mendatang.

Program satu desa satu produk itu dinilai efektif untuk memunculkan kekuatan ekonomi Indonesia yang selama ini tersembunyi di pedesaan.

Hal itu dikemukakan Deputi Bidang Pengkajian Sumberdaya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta di sela-sela seminar nasional Revitalisasi Peran UMKM dalam Pembangunan Melalui Penguatan Sektor Agroindustri di Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa tengah, Rabu (23/11).

"Dana Rp6 miliar itu untuk mengembangkan 26 OVOP di 12 provinsi. Antara lain tenun lurik di Klaten dan kerajinan bordir di Kudus," paparnya.

Program OVOP mulai dilakukan Kementerian Koperasi dan UKM sejak tahun lalu. Targetnya adalah mengangkat produk lokal unggulan daerah agar memiliki daya saing global sekaligus pemberdayaan masyarakat desa. Sampai saat ini, menurut Wayan, telah ada 38 OVOP dan menunjukkan perkembangan yang baik.

OVOP itu antara lain berada di Pacitan, Jawa Timur, (batik pewarna alam); Badung, Bali (sayuran organik), Lampung (kopi luwak), Trangsan, Sukoharjo (furniture), dan Kalimantan Barat (lidah buaya). Jika tahun depan ada penambahan 26 OVOP, total jumlahnya menjadi 44 OVOP..

Untuk mencapai penciptaaan produk lokal bereputasi global itu, UMKM dan koperasi menjadi ujung tombaknya. Oleh sebab itu, selain mengembangkan OVOP, Kementerian Koperasi dan UKM juga berencana membangun koperasi besar di setiap provinsi. Jumlahnya, menurut Wayan, kurang lebih 100 unit.

Jumat, 04 November 2011

Hasil survei pilkada aceh 2011

Berita Lampung - Hasil survei pilkada aceh 2011 : Hasil survei Occidental Research Institute (ORI) menyebutkan calon “incumbent” memiliki peluang besar untuk memenangkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Aceh, 24 Desember 2011.

“Hasil survei kami dalam kurun waktu 5-31 Oktober, 93,7 persen responden masih mendukung calon pemimpin Aceh dari unsur incumbent,” kata Peneliti Senior ORI Budi Azhari di Banda Aceh, Kamis [03/11].

Menurut dia, alasan kenapa incumbent masih menjadi pilihan rakyat Aceh, karena mereka berpendidikan dan memiliki visi yang tinggi dan luas.

Faktor usia juga menjadi alasan incumbent akan kembali memenangkan Pilkada Aceh, kata Budi Azhari. “Orang muda lebih energik, apalagi setelah satu periode memimpin Aceh, para calon incumbent tersebut memiliki jaringan luas hingga ke tingkat internasional,” ujar dosen IAIN Ar Raniry Darussalam Banda Aceh.

Faktor lain karena calon dari incumbent tersebut terlibat langsung dalam proses perdamain Aceh. Banyaknya program perekonomian yang berpihak pada rakyat dilahirkan selama ini juga salah satu pemicu incumbent berpeluang besar memenangkan Pilkada ini, sambung Budi Azhari.

Selain itu, Budi Azhari menyebutkan, jumlah total responden dari survei dilakukan pihaknya sebanyak 3.960 orang. Dari total itu, hampir 94 persen masih memilih incumbent. ”Sebanyak 6,3 persen, ada responden memilih calon baru dan ada sebagian lagi tidak menentukan pilihannya,” jelas dia.

Untuk kategori kelas memilih, 63,2 persen dari kalangan menengah ke bawah dan 36,8 persen dari kalangan menengah ke atas, sebut dia. “Sebanyak 3.495 orang dari kalangan menengah ke bawah, sedangkan 465 orang dari kalangan atas,” demikian Budi Azhari. Ikuti Up date Berita Lampung hari ini

aneh gadis Cantik Alergi Buah & Sayur

Berita Lampung - aneh gadis Cantik Alergi Buah & Sayur : Banyak remaja menyambut larangan makan buah dengan gembira. Tapi Chrissie Roberts, kini 22, menerima aturan itu dengan rasa sedih ketika diberitahu dia tak lagi bisa mengonsumsi buah setelah mengalami alergi aneh.

Kejadian ini bermula saat dia berusia 15 tahun dan sedang berada di asrama sekolah menengah pertama. Sepuluh menit setelah mengonsumsi buah, muncul ruam kemerahan yang terasa panas dan gatal di wajahnya. Rasa panas merambat ke tenggrokannya. Tak hanya itu, tenggorokannya pun membengkak.

"Saya sangat suka melon dan begitu saya makan untuk kedua kali, reaksi alergi saya bahkan lebih parah," katanya.

Setelah itu, Chrissie mengembangkan alergi pada semua jenis buah dan beberapa jenis sayuran. "Karena buruknya reaksi alergi yang saya rasakan, saya harus berhenti makan buah," katanya seperti dimuat dalam Daily Mail.

Meski kerap dianggap pemilih selama makan oleh teman-temannya, Chrissie selalu berusaha menghindari semua pemicu alerginya. Ini agar dia terhindar dari risiko serius yang dapat membuatnya tercekik dan tak dapat menghirup udara.

Saat ini, Chrissie yang menjadi mahasiswa harus minum suplemen untuk menggantikan kekurangan gizi dalam dietnya. Tak hanya itu, Chrissie juga harus lebih waspada terhadap kosmetik yang ia kenakan. Sebab, dia juga mengembangkan alergi yang berkaitan dengan produk kosmetik yang mengandung buah.

"Saya pernah mencoba produk perawatan rambut bersama teman. Hanya beberapa menit memakainya, saya merasa sensasi terbakar di punggung yang kemudian membiru dimana bekas kondisioner itu mengenainya." Ternyata, kondisioner yang dia gunakan mengandung buah alpukat.

Untuk menghindari reaksi alergi yang terjadi tanpa disadari, orangtuanya, Michelle dan Kevin, yang berprofesi sebagai apoteker selalu membekalinya dengan antihistamin.

Walaupun kehidupannya sedikit berbeda, Chrissie mengatakan dirinya tetap merasa sebagai pribadi normal. "Kebanyakan teman saya berdiet dengan buah kerap membuat saya merindukan makan buah, karena sebelumnya kehidupanku sehat dengan makan buah setiap hari."

Juru bicara dari Alergi Inggris mengatakan, "Buah segar dan sayuran adalah penyebab umum sindrom alergi oral, yaitu alergi yang terbatas pada bibir, mulut dan tenggorokan," katanya.

Penderita alergi ini sama lebih mungkin terjadi pada mereka yang menderita alergi musiman. Serbuk sari dari pohon, terutama Birch, rumput dan gulma mengandung protein yang mirip dengan yang ada di buah, sayuran, kacang-kacangan dan rempah-rempah.

"Protein ini dapat memicu alergi pada mereka yang rentan, sama seperti yang terjadi pada alergi serbuk sari."

Dia menyarankan untuk mengunjungi dokter bila memiliki reaksi alergi. Agar diagnosis dilakukan dengan benar dan memperoleh pengobatan yang tepat. "Menghindari makanan yang menyebabkan reaksi Anda yang paling penting. Biasanya, makanan yang dimasak akan menghancurkan alergen sehingga Anda tidak perlu khawatir terkena alergi dari makanan yang dimasak," kata dia. ikuti terus up dateBerita Lampung Hari ini

Partai Aceh tetap memboikot tahapan pilkada 2011

Berita Lampung - Partai Aceh tetap memboikot tahapan pilkada 2011 : Partai Aceh memutuskan tetap memboikot tahapan pemilihan kepala daerah di Aceh yang saat ini berjalan, walaupun putusan sela Mahkamah Konstitusi memberi kesempatan bagi mereka turut mendaftar.

Partai lokal mayoritas di Aceh ini, tetap mendorong agar pemerintah menyelesaikan terlebih dahulu konflik regulasi sebelum pilkada digelar.

"Kami sudah memastikan tetap akan memboikot. Ini sudah kami sampaikan dari pusat hingga ke daerah. Kemungkinan akan diikuti akar rumput, walaupun kami tak menyerukan langsung. Tetap ada kontak-kontak sampai ke bawah," ujar Ketua Umum Partai Aceh, Muzakkir Manaf dalam konferensi pers di Banda Aceh, Jumat (4/11/2011) sore.

Menurut Muzakkir Manaf, seluruh tahapan pilkada yang telah ditetapkan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh tidak sesuai prosedur. Sebab, lanjutnya, Undang-undang Pemerintahan Aceh mensyaratkan agar pilkada dilaksanakan berdasarkan qanun.

Untuk itu, Partai Aceh meminta agar tahapan pilkada Aceh 2011 dihentikan, sebelum adanya qanun yang mengatur soal pemilihan.

"Sebelum Qanun Aceh tentang pilkada diselesaikan, maka pilkada harus ditunda sampai regulasi dituntaskan," ucap Muzakkir.

Konflik politik menjelang pilkada, disebabkan pencabutan Pasal 256 UU 11/2006 tentang Pemerintahan Aceh, yang mengatur soal pembatasan calon perseorangan. Partai bentukan para pimpinan Gerakan Aceh Merdeka itu menolak adanya calon perseorangan, dan pencabutan pasal yang ada dalam UU Pemerintahan Aceh.

Pilkada Kabupaten Kolaka Utara ( Kolut ) 2012

Berita Lampung - Pilkada Kabupaten Kolaka Utara ( Kolut ) 2012 : Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) yang akan digelar pada tahun 2012 mendatang diharapkan menjadi contoh pesta demokrasi yang jauh dari kecurangan, serta diharapkan semua calon yang maju untuk berdemokrasi secara adil.

Pemilihan Umum Kepala Daerah (pilkada) Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, akan digelar pada tanggal 18 Maret 2012, jumlah TPS yang akan di gunakan untuk pelaksanaan pilkada kolaka utara 2012 sebanyak 180 tempat pemungutan Suara

Pengamanan Pilkada kolaka utara 2012
Kapolres Kolut, AKBP La Ode Aries ELF mengatakan pihaknya optimis jika Pilkada akan berjalan dengan lancar. Ia akui, belakangan ini memang ada riak-riak ketidakpuasan dari para pendukung calon tertentu terhadap rivalnya, tapi menurut Aries itu sudah lumrah. "Kami akan mengamankan dan saya sudah berkoordinasi dengan pimpinan meminta 700 personil untuk pelaksaan Pilkada nanti

Pilkada Sulawesi Selatan 2013

Berita Lampung - Pilkada Sulawesi Selatan 2013 : Komisi Pemilihan Umum (KPU) propinsi sulawesi selatan telah menetapkan pelaksanaan pilgub sulsel pada 22 Januari 2013 bersamaan beberapa pilkada kabupaten.  Berikut jadwal tahapan dan program pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel sesuai Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulsel nomor : 01/Pilgub/Kpts-KPU-Prov-025/  VI/2012.
  • Tahapan pencalonan dimulai tanggal 7 Agustus 2012 sampai 22 Oktober 2012
  • Pengumuman dan atau penyerahan dokumen dukungan dalam pencalonan gubernur dan wakil gubernur dimulai tanggal 7 Agustus 2012 sampai 9 Agustus 2012
  • Penyerahan dokumen rekapitulasi dukungan calon perseorangan dalam 3 (tiga) rangkap kepada KPU Provinsi atau selama masa pendaftaran dan atau penyerahan dukungan tanggal 10 Agustus 2012 sampai 14 Agustus 2012
  • Pemberitahuan dan atau penyerahan dokumen dukungan ke PPS calon perseorangan kepada PPS oleh KPU Provinsi dan atau KPU Kabupaten/kota dan calon perseorangan tanggal 15 Agustus 2012 (sehari)
  • Pengumuman pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur dari calon perseorangan dan calon yang diajukan partai politik atau gabungan partai politik tanggal 7 September 2012 sampai 8 September 2012
  • Pendaftaran pasangan calon yang diajukan partai politik atau gabungan partai politik dan perseorangan 9 September 2012 sampai 15 September 2012
  • Pemeriksaan kesehatan pasangan calon tanggal 16 September 2012 sampai 22 September 2012
  • Penyampaian hasil pemeriksaan kesehatan tentang kemampuan rohani dan jasmani pasangan calon tim dokter pemeriksa khusus kepada KPU tanggal 1 Oktober 2012 sampai 6 Oktober 2012
  • Penetapan dan pengumuman pasangan calon yang memenuhi persyaratan 15 Oktober 2012 sampai 19 Oktober 2012
  • Penetapan, penentuan nomor urut, dan pengumuman pasangan calon 18 Oktober 2012 sampai 20 Oktober 2012
  • Pengumuman nomor urut pasangan calon 19 Oktober 2012 sampai 22 Oktober 2012
  • Kampanye dimulai 23 Desember 2012 sampai 21 Januari 2013
  • Pemungutan dan Perhitungan Suara 22 Januari 2013 sampai 1 Februari 2013
  • Pelantikan dan pengucapan sumpah/janji jatuh pada 8 April 2013
 Ada tiga bakal Calon Gubernur yang dipastikan bakal bertarung di Pilgub Sulsel 2013, mereka adalah Andi Rudianto Asapa (bupati dua periode di kabupaten Sinjai), Ilham Arif Sirajuddin Walikota dua periode di Makassar, sedang Syahrul Yasin Limpo adalah Gubernur Incumbent Sulsel.,

Pada hari Sabtu (20/10/2012) lalu, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulawesi Selatan telah menetapkan nomor urut pasangan calon Gubernur (Cagub) dan Wakil Gubernur (Cawagub) Sulsel, dimana pasangan IA (Ilham-Azis) mendapatkan nomor urut satu, Sayang (Syahrul-Agus Nu’mang)  mendapatkan nomor urut dua dan Garuda-Na (Rudiyanto Asapa-Nawir Pasinringi) mendapat nomor urut tiga.

Pilkada Kota Sukabumi 2013 - Desy Ratnasari Maju di Pilkada

Berita Lampung - Pilkada Kota Sukabumi 2013 - Desy Ratnasari Maju di Pilkada : Rencana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusung artis cantik Desy Ratnasari pada Pilkada Kota Sukabumi 2013 mendatang, mendapat dukungan dari keluarga besar Desy di Sukabumi. Mereka meyakini wanita kelahiran 12 Desember 1973 itu bersedia masuk ke kancah politik di daerahnya.

Sarwita, salah satu kerabat dekat Desy Ratnasari, mengatakan rumor adanya usungan pencalonan pilkada kepada Desy Ratnasari ini sudah mulai ramai diperbincangkan oleh kalangan keluarga besarnya di Kota maupun Kabupaten Sukabumi.

“Hampir sebagian besar keluarga mendukung jika Desy mencalonkan pada pilkada 2013 nanti,” ungkap Sarwita, adik dari HM Syahminan yang tak lain ayah kandung Desy Ratnasari, Kamis (3/11/2011).

Namun untuk memastikan bentuk dukungan keluarga besarnya itu, Sarwita maupun anggota keluarga lainnya akan mempertanyakan langsung tentang kesiapan Desy Ratnasari menghadapi tawaran salah satu partai politik untuk maju pada pilkada.

Rencanannya hal itu akan dilakukan saat berkumpul bersama merayakan Idul Adha di tempat kediaman Desy Ratnasari di Pesona Pangrango, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi.

“Rencanannya Desy akan pulang ke Sukabumi saat lebaran Idul Adha nanti. Seluruh keluarga akan berkumpul di sana. Mungkin itu waktu yang tepat untuk menanyakannya, apakah dia (Desy) siap maju di pilkada atau tidak,” tutur Sarwita saat ditemui di tempat kediamannya di Kampung Lodaya, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Seperti diketahui nama Desy ratnasari mulai mencuat pada politik menjelang pilkada Kota Sukabumi. Ini menyusul adanya hasil survei yang dilakukan oleh DPD PKS Kota Sukabumi yang menempatkan nama Desy berada pada urutan teratas.

Selain Desy, ada satu nama artis kelahiran Sukabumi lainnya yang juga mendapatkandukungan melalui survei PKS, yakni Syahrini. Meski demikian, belum ada kabar apakah Desy akan menerima pinangan dari PKS.

pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu 11 November 2011

Berita Lampung - pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu 11 November 2011 : Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Pringsewu menggelar rapat dan memutuskan pelantikan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih akan dilaksanakan pada 11 November 2011.

Rapat Bamus yang berlangsung di ruang VIP DPRD itu kemarin dipimpin Ketua DPRD Ilyasa dan dihadiri Wakil Ketua F.X. Siman dan beberapa anggota. Rapat yang berlangsung sekitar 45 menit sepakat menentukan kalender pelantikan, yaitu 11 November 2011 atau yang dikenal dengan istilah "serbasebelas".

Selanjutnya, kata Ilyasa, DPRD langsung memerintahkan Sekretariat Dewan menyampaikan surat keputusan Dewan terkait dengan penetapan jadwal pelantikan. "Ya, kami langsung sampaikan ke Gubernur untuk segera ditindaklanjuti," kata dia.

Acara pelantikan, kata Ilyasa, akan dilakukan di luar gedung Dewan. Sebab, gedung Dewan dinilai terlalu sempit dan dikhawatirkan tidak cukup menampung undangan. Tetapi, Ilyasa mengaku tidak tahu anggaran yang akan dikeluarkan berkaitan dengan pelantikan.

Anggaran

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Pringsewu Firdaus mengatakan anggaran untuk acara pelantikan disiapkan Rp300 juta. Sedangkan Asisten I Sekkab Pringsewu Firman Muntako menyatakan panitia pelantikan sudah dibentuk Pemkab Pringsewu setelah DPRD menentukan jadwal pelantikan.

Dia menjelaskan selaku ketua panitia pelantikan dipercayakan kepada Sekkab Pringsewu Idrus Effendi.

Menurut dia, tempat pelantikan akan dipusatkan di Lapangan Kuncup Pringsewu karena undangan diperkirakan mencapai 3.500 orang. "Orang-orang Pringsewu di Jakarta juga minta diundang saat pelantikan," kata dia.

Sementara itu, Pendopo Pringsewu akan digunakan untuk pelantikan ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pringsewu. "Panitia sudah bekerja dan akan memaksimalkan acara pelantikan," kata dia.

Hasil perolehan Suara Calon Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu 2011
Pasangan Sujadi & Dade : 37,80%
Pasangan Ririn & Subhan: 35,73%
Lainnya : 17,47%

Senin, 24 Oktober 2011

hasil Pilgub Banten akan diplenokan 30 Oktober 2011

Berita Lampung - hasil Pilgub Banten akan diplenokan 30 Oktober 2011 ; Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten akan mengumumkan hasil perolehan suara atau pemenang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Banten pada 30 Oktober 2011.

"Hasil pemungutan suara pemilihan gubernur (Pilgub) akan diplenokan KPU pada 30 Oktober 2011. Sampai saat ini kami belum melakukan rekapitulasi karena masih berada di PPK," kata anggota KPU Banten Didi M Sudih di Serang, Senin (24/10/2011).

Menurutnya, KPU Banten tidak mengadakan penghitungan cepat hasil pemungutan Pilgub Banten maupun melalui pesan singkat (SMS). Oleh karena itu, masyarakat jangan terlalu terpengaruh dengan hasil hitung cepat (quick count) yang dilakukan sejumlah lembaga survei atau data-data lainnya.

"Data-data tidak resmi memang ada, tetapi itu kan data tidak resmi. Untuk lebih jelas dan resmi akan disampaikan 30 Oktober 2011," kata Didi.

Ia mengatakan, rekapitulasi hasil pemungutan suara Pilgub Banten di KPU kabupaten/kota akan dilaksanakan pada 26 dan 27 Oktober 2011.

Namun demikian, berdasarkan hasil rekapitulasi sementara di sejumlah KPU kabupaten/kota, pasangan calon gubernur/wakil Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno, untuk sementara meraih suara terbanyak.

Seperti di Kota Cilegon, pasangan nomor urut satu tersebut memperoleh 62 persen atau 102.807 suara, jauh meninggalkan dua pesaingnya.

Ketua KPU Kota Cilegon Syaeful Bachry mengatakan, untuk sementara pasangan nomor urut satu Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno memperoleh suara sebanyak 102.807, sedangkan Wahidin Halim-Irna Narulita mendapatkan 34.330 suara dan pasangan Jazuli Juwaini-Makmun Muzakki meraih 29.247 suara.

Begitu juga hasil rekapitulasi sementara dari KPU Kabupaten Lebak, Senin hingga pukul 17.00 WIB, tercatat sudah 578.403 suara yang masuk.

Dari jumlah 578.403 suara yang masuk itu, pasangan Atut-Rano unggul dengan memperoleh 333.007 suara, diikuti pasangan Wahidin Halim-Irna Narulita yang mendapat 176.925 suara, sedangkan pasangan Jazuli Juwaeni-Makmun Muzakki menempati urutan ketiga dengan meraih 68.471 suara.

Demikian juga data yang diperoleh dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Karangtanjung dan Cadasari Kabupaten Pandeglang, pasangan Atut-Rano memperoleh 13.523 suara, diikuti pasangan Wahidin Halim-Irna Narulita yang mendapat 11.281 suara, kemudian pasangan Jazuli Juwaeni-Makmun Muzakki menempati urutan terakhir dengan perolehan suara 4.148 suara.

hasil Survei pilkada DKI 2012 Akseptabilitas Tantowi di Atas Foke

Berita Lampung - hasil Survei pilkada DKI 2012 Akseptabilitas Tantowi di Atas Foke : Politisi Partai Golkar, Tantowi Yahya, menempati peringkat tertinggi untuk parameter akseptabilitas atau tingkat kesukaan masyarakat berdasarkan survei terhadap sejumlah calon gubernur untuk Pilkada DKI Jakarta 2012.

Dalam survei jelang Pilkada DKI Jakarta yang dipublikasikan Media Survei Nasional (Median) dan The Future Institue (TFI) di Jakarta, Senin (24/10/2011), tingkat akseptabilitas Tantowi di mata para responden survei sebesar 79,8 persen, mengalahkan akseptabilitas Fauzi Bowo (Foke) yang merupakan petahana (incumbent) Gubernur DKI Jakarta yang hanya sebesar 54,7 persen.

"Tingkat akseptabilitas ini merupakan persentase dari angka popularitas yang diperoleh tiap kandidat. Artinya akseptabilitas Tantowi berada di level tertinggi karena populer di 91,5 persen," ujar Rico Marbun, Direktur Eksekutif Median.

Untuk tingkat popularitas, menurut Rico, survei yang dilakukan pada pekan keempat September hingga pekan pertama Oktober 2011 terhadap 845 responden dengan metode multistage random sampling dan tingkat kepercayaan 95 persen (margin of error 3,5 persen) itu menempatkan Fauzi Bowo pada posisi tertinggi dengan 97,5 persen, kemudian Tantowi Yahya dengan 91,5 persen.

Tingkat popularitas kandidat gubernur DKI Jakarta lainnya jauh di bawah kedua tokoh politik tersebut, yaitu Priyanto (66,5 persen), Tri Wisaksana (37,4 persen), Faisal Basri (36,8 persen), Nachrowi Ramli (24,8 persen), Priya Ramadhani (24,5 persen), Aziz Syamsuddin (19,6 persen), Hendardi Supandji (13 persen), Joko Widodo (9,2 persen), Nono Sampono (4,6 persen), dan Nugroho Djajoesman (2,9 persen).

"Dari nama-nama yang berkembang di publik saat ini, sampai dengan pengambilan data dilakukan, dapat dilihat bahwa di luar Wagub Priyanto, ada lima kompetitor potensial bagi incumbent, yakni Tantowi Yahya, Triwisaksana, Faisal Basri, Nachrowi Ramli, dan Priya Ramadhani," ujar Rico.

Namun dari sisi popularitas, masih kata Rico, lawan terberat Fauzi Bowo adalah Tantowi Yahya, walaupun tidak menutup kemungkinan peta pertarungan dapat berubah signifikan dalam beberapa bulan mendatang apabila tiap kandidat bekerja keras.

Selain mengukur tingkat popularitas para calon gubernur DKI Jakarta, survei yang dilakukan dengan cara wawancara tatap muka itu juga mengukur dua persoalan lain, yakni problem yang dianggap prioritas oleh penduduk DKI Jakarta dan mekanisme pemilihan gubernur sesuai kehendak penduduk Jakarta.

Untuk problem yang dianggap prioritas masyarakat Jakarta, survei menempatkan masalah kemacetan (31,32 persen), banjir (20,08 persen), kemiskinan (12,79 persen), dan ketersediaan lapangan kerja (9,73 persen) sebagai empat persoalan utama yang harus diselesaikan gubernur Jakarta mendatang.

"Ini berarti setiap kandidat yang ingin maju harus menawarkan solusi cerdas terhadap masalah tersebut," ujarnya.

Sementara itu, untuk mekanisme pemilihan gubernur yang sesuai keinginan masyarakat Jakarta, sebanyak 85,1 persen responden menyatakan gubernur dipilih oleh rakyat. Responden yang menyatakan gubernur dipilih oleh DPRD dan presiden, masing-masing hanya 8,86 persen dan 5,35 persen.

"Salah satu tujuan dari survei ini adalah untuk mengetahui apa keinginan masyarakat DKI Jakarta terkait mekanisme pemilihan gubernur karena mereka tentunya adalah stake holder utama," ucap Rico Marbun. sumber kompas

kopi luwak lampung masuk best 10 indonesian potential product

Berita Lampung - kopi luwak lampung masuk best 10 indonesian potential product : Komoditas kopi luwak saat ini menjadi primadona di pasaran dunia. Beragam outlet maupun kafe saat ini tidak lupa menyediakan menu favoritnya berupa kopi luwak yang dihargai sangat mahal. Berbagai kafe di beberapa negara maju baik di Eropa maupun Amerika sudah meyediakan menu kopi luwak ini.

Tradisi minum kopi tidak terlepas dari negara-negara maju, sehingga membuat Indonesia sebagai negara ekspor kopi luwak mendapat keuntungan tren minum kopi ini. Menurut Wikipedia kopi luwak adalah yang termahal di dunia, saat ini harganya mencapai US$ 100 per 450 gram.

Oleh sebab itu kopi luwak lampung Suryana mengambil peluang pasar tersebut. melalui berbagai event promosi salah satunya tradexpo indonesia yang berlangsung dari tanggal 19-23 october di jakarta internasional expo kemayoran jakarta indonesia,

Berbekal dari kopi luwak robusta unggulan provinsi lampung sumatra, perusahaan kopi luwak lampung suryana masuk dalam top 10 product potensian indonesia, perusahaan yang pabriknya berada Jalan Radin Imba Kesuma Ratu No. 2 - Sumur Putri, Bandar Lampung - Lampung 35215 - Indonesia

menurut marketing manager m.adhy saat ini kopi luwak lampung suryana telah memasarkan produknya hingga mancanegara hingga Amerika, Korea, Jepang, singapore maupun Cina.

Jumat, 23 September 2011

aneh pohon Pisang tingginya cuma 50 cm Bertandan 11

Berita Lampung - aneh pohon Pisang tingginya cuma 50 cm Bertandan 11 : Sekilas, pisang klutuk yang tumbuh di pekarangan belakang rumah Salim, warga Dusun Pasegan, Desa Klopo Sepuluh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur, ini tampak biasa saja. Namun, jika diperhatikan lebih cermat, ternyata ada yang aneh.

Pisang yang tingginya cuma 50 cm dengan diameter sekitar 5 cm itu ternyata mengeluarkan ontong (tandan) sebanyak 11 tandan. Karena dirasa ada yang aneh dengan tanaman pisang ini, Salim lalu memberi pagar dari bambu agar tanamannya ini tidak rusak orang.

Bentuk ontongnya kecil-kecil layaknya daun pisang yang tumbuh di sampingnya. Namun, yang membedakan ontong dengan daun pisang, bentuknya agak tebal karena di dalamnya ada bakal pisang. Ontong yang tergolong besar ukurannya dua kali jempol orang dewasa.

Menurut Solikin, warga setempat, penemuan pohon pisang klutuk itu diketahui Salim pada Jumat (16/9/2011) siang. Selain memiliki ontong yang banyak, juga terdapat beberapa bunga di bagian atasnya. “Setelah didekati, bunga itu ternyata ontong pisang yang jumlahnya mencapai 11 buah,” ujar Solikin, Kamis (22/9/2011).

Meski pohon pisang itu terlihat kecil, umurnya diduga sudah cukup untuk berbuah. Itu terlihat dari bekas tebangan pohon pisang, tempat pisang aneh itu tumbuh. Apalagi, sekitar tiga bulan silam, Salim menebang pohon pisang di lahannya untuk didirikan rumah salah satu anaknya. “Yang dibabat termasuk pohon pisang ini,” ujarnya.

Rekanan Dinas PU Lampung Ngumpet di kolong tempat tidur

Berita Lampung - Rekanan Dinas PU Lampung Ngumpet di kolong tempat tidur : Ngumpet di kolong tempat tidur, tersangka korupsi Rp 6 miliar ditangkap Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Jumat (23/9) pukul 09.30 di rumahnya di wilayah Sukarame.

Yanuati Adi Saputra, 28, tersangka korupsi atau penyimpangan dana APBD Kota Bandar Lampung TA 2008 pada Dinas PU Kota Bandar Lampung dalam pekerjaan pembuatan saluran drainase dan jalan senilai . Dia adalah Direktur CV Mendayung Citra Perkasa dan CV Muara Jaya.

Rekanan Dinas PU
ini diduga melakukan volume pekerjaan yang tidak sesuai dengan rencana anggaran belanja. Yanuri dijerat pasal 2 ayat 1, pasal 3 UU Tipikor.

Kasi Pidsus Kejari Bandarlampung, Teguh, SH., MH., mengatakan, tersangka Yanuri merupakan buronan sejak 8 bulan lalu. “Kita dapat informasi keberadaan tersangka di rumah langsung kita hubungi Polresta Bandarlampung untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka,” kata Teguh, sumber post kota

tenaga honorer lampung Diusulkan Jadi PNS

Berita Lampung - tenaga honorer lampung Diusulkan Jadi PNS : pemerintah pusat yang akan segera menaikkan setatus honorer kategori I menjadi Pegawai negeri Sipil (PNS) langsung direspons Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung yang mulai melakukan pendataan daftar honorer.

Berdasarkan pendataan sementara, jumlah honorer golongan I yang siap diusulkan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) berjumlah 911 orang yang berasal dari kabupaten/kota di Lampung.

Seketaris BKD Lampung, Hazairin Usman, mengatakan, pihaknya sedang melakukan pendataan terhadap honorer kategori I. Selain itu, jelasnya, BKD juga sedang menunggu payung hukum pengangkatan yang akan segera ditetapkan pemerintah pusat.

Menurut Hazairin, seluruh data yang diusulkan BKD kabupaten/kota akan diusulkan ke pemerintah pusat. Namun, jelasnya, yang diusulkan baru untuk kategori I dan II."Untuk sementara baru untuk kategori I dan II. Selanjutnya, kita akan lihat aturan setelah ditetapkan," terangnya.

Untuk kategori II, jumlah yang sudah didata adalah 213 orang. Semua kategori II adalah honorer yang tidak digaji APBN/APBD.

Sementara, Pemkot Bandarlampung menyerahkan kewenangan penuh kepada Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan) untuk merealisasikan pengangkan 46 tenaga honorer yang ada saat ini. Pemkot tidak bisa memastikan apakah data yng diusulkan dicoret atau tidak oleh BKN.

Kepala BKD Kota Bandalampung, M Umar, mengatakan, pihaknya telah mengusulkan 46 honorer ke BKN dan saat ini sudah masuk dalam daftar tunggu pengangkatan. 46 honorer tersebut, jelansya, merupakan hasil revisi dan evaluasi yang dilakukan beberapa bulan lalu.

"Awalnnya, jumlah yang diajukan 56 orang. Nah dari 56 orang itu, 10 diantaranya dicoret karena tidak memenuhi persyaratan wajib, itu keputusan pemerintah pusat, bukan keputusan kami," jelasnya.

Syarat yang tidak dapat dipenuhi dari 10 orang tenag honorer itu, rata-rata terbentur faktor usia yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No48 tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer menjadi Calon PNS. Tenaga honorer yang akan diangkat tahun ini, karena sebagian dari mereka tercecer, tertinggal atau terselip sehingga belum tercatat dalam database BKN, tandasnya.

Empat puluh enam tenaga honorer tersebut, lanjut Umar, telah memiliki SK honorer sebagai bukti resmi penunjang bagi proses pengangkatan. Apakah nantinya 46 tenaga honorer itu akan diangkat semua atau tidak, kami serahkan Kemenpan. Nanti akan ada keterangan resmi yang diumumkan di media massa, tegasnya.

Terkiat tenaga honorer kategori II atau Tenaga Kerja Sukarela (TKS), lanjut Umar, kategori II adalah tenaga honorer yang tidak memenuhi ketentuan PP tersebut yang bekerja di instansi pemerintah, karena penghasilannya bukan dari APBN/APBD. Mereka tenaga sukarela, yang penghasilannya tidak tergantung pada pemerintah, terangnya.

Berdasarkan pendataan dari BKN, jumlah honorer kategori II 417.612 orang yang tersebar di semua instasi pemerintah. Namun, untuk jumlah di Bandarlampung belum diketahui pastiUntuk Pemkot, data kategori II saya tidak tahu persis. Jumlahnya diperkirakan ratusan orang," ungkapnya.

Untuk pengangkatan honorer kategori II menjadi PNS, jelansya, harus menunggu masukan dari Komisi II DPR terhadap RPP penyelesaian tenaga honorer. Apabila, bila PP ditetapkan maka tenaga honorer kategori I dapat diselesaikan pemberkasannya untuk penetapan NIP pada tahun 2011. Sedangkan, tenaga honorer kategori II dapat diselesaikan pemberkasannya untuk penetapan NIP pada tahun 2012.

"Ya informasinya segera diterbitkan PP tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS. Mudah-mudahan Oktober yang telah direncanakan itu memang benar," harapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Bandarlampung, Romi Husin, mengatakan, DPRD akan melakukan cross check atas data honorer tersebut. Upaya ini, sebagai tindaklanjut laporan yang masuk dan rumor yang tak sedap terhadap isu-isu SK mundur tenaga honorer.

"Kami bukan curiga, tapi ini bagian dari fungsi pengawasan. Kami akan menggagas, untuk memasukan hal ini dalam agenda hearing dengan BKD dan satuan kerja terkait, untuk mengetahui secara detai proses validasi data yang dilakukan, karena sepengetahuan kami ada 10 orang honorer dicoret dan 46 lainnya akan diangkat," pungkasnya