Berita Lampung - kronologis Terbakarnya kapal roro BSP 1 di Pulau Rimau Balak Bakauheni, Lampung Selatan : Kelalaian sopir travel Talam, 36, warga Tanah Merdeka, Jakarta Timur, yang menghidupkan korek api untuk memutuskan tali pengikat salah satu barang yang mudah terbakar di kendaraan yang dibawanya saat kapal berlayar yang menimbulkan terbakarnya kapal roro BSP I pada Rabu (3/8) malam
Hal ini dikatakan Kapolres Lampung Selatan, AKBP. bahagia Dachi, pada Jum’at (5/8).
Berdasarkan keterangan beberapa orang saksi serta rekontruksi yang dilakukan diduga penyebab terjadinya kebakaran tersebut. ’’Api berasal dari korek api yang digunakan tersangka untuk memutuskan tali pada saat di atas kapal,’’ kata Kapolres.
Pada saat kejadian di Pulau Rimau Balak, Bakauheni, Lampung Selatan itu, tersangka rebahan sehingga tidak tahu api membesar dan membakar barang-barang yang mudah terbakar.
Beberapa saksi mata yang melihat ketika sopir mobil Isuzu Elf BH-7303-AU itu menghidupkan korek gas untuk memutuskan tali saat berada di kendaraan. ’’Ini bukan kapal yang terbakar. Tetapi, mobil yang terbakar mengenai kapal,’’ lanjut Kapolres.
Anggota juga merekonstruksi ulang peristiwa terbakarnya dek kapal BSP I untuk menindaklanjuti penyelidikan dengan 9 adegan. Untuk rekonstruksi peristiwa itu, pihak Polres Lampung Selatan dibantu tim Laboratorim Forensik dari Palembang.
Menurut pengakuan Talam, pada hari itu karena lelahnya saya tidak memperhatikan api membesar dan tidak sempat lagi memadamkan api karena ikut panik begitu melihat api membesar.
“Saya berangkat dari Jakarta menuju Jambi. Penumpang di mobil itu ada sembilan orang. Namun pada saat mobil terbakar, penumpang semua keluar”, kata Talam.
Sementara, Manajer Operasional PT. ASDP Bakauheni, Heru Purwanto yang dikonfirmasi mengatakan kasusnya masih dalam penyelidikan . “Apakah kapal itu nanti tetap dapat beroperasi atau tidak, saya tidak tahu, ’ ’kata Heru.
Sebelumnya diberitakan, kapal roro BSP 1 terbakar di Pulau Rimau Balak, Rabu malam. Kapal yang melaju dari Dermaga 1 Merak, Banten, menuju Bakauheni itu mengalami kebakaran pada dek atas. Dua unit travel Suzuki Elf BH-7303-AU dan AG-7254-S yang berada di atas dek kapal hangus terbak
Jumat, 05 Agustus 2011
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 5 agustus 2011 turun Investor Lampung Panik
Berita Lampung - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 5 agustus 2011 turun Investor Lampung Panik ; Nilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menurun tajam pada penutupan Jumat (5/8/2011) pekan ini membuat investor Lampung panik. Aksi sell and buy mewarnai kondisi trading sebelum penutupan berlangsung.
Kuasa perwakilan E-Trading Securities Lampung Eddy Susanto mengatakan, investor beserta sekuritas Lampung terkejut atas bearish-nya IHSG penurunan. Terlebih beberapa pekan terakhir IHSG masih perkasa bahkan terus menorehkan rekor di atas 4.300.
"Sangat terkejut, investor lihat penurunan tajam dalam sehari. Mula panik, tapi kita tetap harus tenang supaya bisa cari peluang trading cepat," tutur Eddy kala dihubungi, Jumat (5/8/2011).
Pergerakan cepat IHSG ini banyak membuat investor melakukan aksi jual beli dengan rentang harga yang lebar. Penutupan Jumat ini cukup mengejutkan, Eddy menyebut indeks ditutup pada 3921,64 atau -200 (4,86 persen) dari pembukaan IHSG Jumat pagi.
Eddy mengatakan IHSG rontok seiring kerontokan bursa Dow Jones di atas 500 poin semalam. Kondisi itu dipicu oleh kekhawatiran perlambatan ekonomi AS dan penurunan peringkat utangnya
"Pasar sangat gelisah melihat prospek ke depan, pasar makin lesu setelah politisi Amerika gagal meyakinkan bahwa ekonomi negeri Paman Sam tersebut bisa pulih lebih cepat dari perkiraan.
Sentimen negatif datang dari bursa Wall Street yang ambruk ke11383 atau -512 (4,31 persen). Investor melakukan koreksi besar karena khawatir AS akan kembali masuk ke resesi. Pasar juga melihat, krisis utang sudah menyebar ke Italia dan Spanyol
Representative PT Indo Premier Securities M Dafit menerangkan pelemahan IHSG ini didorong sentimen perlambatan ekonomi global khususnya ekonomi AS.
"Sebenarnya sudah mulai terlihat sejak Kamis, Wall Street terus ambruk -512 (4,31 persen)," sahutnya.
Bearishnya IHSG, juga dipengaruhi kondisi aksi jual bersih asing senilai Rp 1,23 triliun. Sektor yang memimpin pelemahan IHSG, sebut Dafit antara lain tambang, agrikultur dan perdagangan.
Dafit lebih lanjut menyatakan rontoknya kondisi bursa juga di alami beberapa aursa negara asia, antara lain Jepang. Indeks Nikkei melemah signifikan 359,30 poin (3,72 persen) menjadi 9299,88 basis poin.
Eddie menilai kondisi ini dapat terus berlangsung jika masih ada gejolak dari Amerika dan Eropa. Namun, dirinya berharap kondisi IHSG dapat membaik pada Senin mendatang.
Kuasa perwakilan E-Trading Securities Lampung Eddy Susanto mengatakan, investor beserta sekuritas Lampung terkejut atas bearish-nya IHSG penurunan. Terlebih beberapa pekan terakhir IHSG masih perkasa bahkan terus menorehkan rekor di atas 4.300.
"Sangat terkejut, investor lihat penurunan tajam dalam sehari. Mula panik, tapi kita tetap harus tenang supaya bisa cari peluang trading cepat," tutur Eddy kala dihubungi, Jumat (5/8/2011).
Pergerakan cepat IHSG ini banyak membuat investor melakukan aksi jual beli dengan rentang harga yang lebar. Penutupan Jumat ini cukup mengejutkan, Eddy menyebut indeks ditutup pada 3921,64 atau -200 (4,86 persen) dari pembukaan IHSG Jumat pagi.
Eddy mengatakan IHSG rontok seiring kerontokan bursa Dow Jones di atas 500 poin semalam. Kondisi itu dipicu oleh kekhawatiran perlambatan ekonomi AS dan penurunan peringkat utangnya
"Pasar sangat gelisah melihat prospek ke depan, pasar makin lesu setelah politisi Amerika gagal meyakinkan bahwa ekonomi negeri Paman Sam tersebut bisa pulih lebih cepat dari perkiraan.
Sentimen negatif datang dari bursa Wall Street yang ambruk ke11383 atau -512 (4,31 persen). Investor melakukan koreksi besar karena khawatir AS akan kembali masuk ke resesi. Pasar juga melihat, krisis utang sudah menyebar ke Italia dan Spanyol
Representative PT Indo Premier Securities M Dafit menerangkan pelemahan IHSG ini didorong sentimen perlambatan ekonomi global khususnya ekonomi AS.
"Sebenarnya sudah mulai terlihat sejak Kamis, Wall Street terus ambruk -512 (4,31 persen)," sahutnya.
Bearishnya IHSG, juga dipengaruhi kondisi aksi jual bersih asing senilai Rp 1,23 triliun. Sektor yang memimpin pelemahan IHSG, sebut Dafit antara lain tambang, agrikultur dan perdagangan.
Dafit lebih lanjut menyatakan rontoknya kondisi bursa juga di alami beberapa aursa negara asia, antara lain Jepang. Indeks Nikkei melemah signifikan 359,30 poin (3,72 persen) menjadi 9299,88 basis poin.
Eddie menilai kondisi ini dapat terus berlangsung jika masih ada gejolak dari Amerika dan Eropa. Namun, dirinya berharap kondisi IHSG dapat membaik pada Senin mendatang.
Langganan:
Komentar (Atom)