Jumat, 23 September 2011

aneh pohon Pisang tingginya cuma 50 cm Bertandan 11

Berita Lampung - aneh pohon Pisang tingginya cuma 50 cm Bertandan 11 : Sekilas, pisang klutuk yang tumbuh di pekarangan belakang rumah Salim, warga Dusun Pasegan, Desa Klopo Sepuluh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur, ini tampak biasa saja. Namun, jika diperhatikan lebih cermat, ternyata ada yang aneh.

Pisang yang tingginya cuma 50 cm dengan diameter sekitar 5 cm itu ternyata mengeluarkan ontong (tandan) sebanyak 11 tandan. Karena dirasa ada yang aneh dengan tanaman pisang ini, Salim lalu memberi pagar dari bambu agar tanamannya ini tidak rusak orang.

Bentuk ontongnya kecil-kecil layaknya daun pisang yang tumbuh di sampingnya. Namun, yang membedakan ontong dengan daun pisang, bentuknya agak tebal karena di dalamnya ada bakal pisang. Ontong yang tergolong besar ukurannya dua kali jempol orang dewasa.

Menurut Solikin, warga setempat, penemuan pohon pisang klutuk itu diketahui Salim pada Jumat (16/9/2011) siang. Selain memiliki ontong yang banyak, juga terdapat beberapa bunga di bagian atasnya. “Setelah didekati, bunga itu ternyata ontong pisang yang jumlahnya mencapai 11 buah,” ujar Solikin, Kamis (22/9/2011).

Meski pohon pisang itu terlihat kecil, umurnya diduga sudah cukup untuk berbuah. Itu terlihat dari bekas tebangan pohon pisang, tempat pisang aneh itu tumbuh. Apalagi, sekitar tiga bulan silam, Salim menebang pohon pisang di lahannya untuk didirikan rumah salah satu anaknya. “Yang dibabat termasuk pohon pisang ini,” ujarnya.

Rekanan Dinas PU Lampung Ngumpet di kolong tempat tidur

Berita Lampung - Rekanan Dinas PU Lampung Ngumpet di kolong tempat tidur : Ngumpet di kolong tempat tidur, tersangka korupsi Rp 6 miliar ditangkap Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Jumat (23/9) pukul 09.30 di rumahnya di wilayah Sukarame.

Yanuati Adi Saputra, 28, tersangka korupsi atau penyimpangan dana APBD Kota Bandar Lampung TA 2008 pada Dinas PU Kota Bandar Lampung dalam pekerjaan pembuatan saluran drainase dan jalan senilai . Dia adalah Direktur CV Mendayung Citra Perkasa dan CV Muara Jaya.

Rekanan Dinas PU
ini diduga melakukan volume pekerjaan yang tidak sesuai dengan rencana anggaran belanja. Yanuri dijerat pasal 2 ayat 1, pasal 3 UU Tipikor.

Kasi Pidsus Kejari Bandarlampung, Teguh, SH., MH., mengatakan, tersangka Yanuri merupakan buronan sejak 8 bulan lalu. “Kita dapat informasi keberadaan tersangka di rumah langsung kita hubungi Polresta Bandarlampung untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka,” kata Teguh, sumber post kota

tenaga honorer lampung Diusulkan Jadi PNS

Berita Lampung - tenaga honorer lampung Diusulkan Jadi PNS : pemerintah pusat yang akan segera menaikkan setatus honorer kategori I menjadi Pegawai negeri Sipil (PNS) langsung direspons Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung yang mulai melakukan pendataan daftar honorer.

Berdasarkan pendataan sementara, jumlah honorer golongan I yang siap diusulkan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) berjumlah 911 orang yang berasal dari kabupaten/kota di Lampung.

Seketaris BKD Lampung, Hazairin Usman, mengatakan, pihaknya sedang melakukan pendataan terhadap honorer kategori I. Selain itu, jelasnya, BKD juga sedang menunggu payung hukum pengangkatan yang akan segera ditetapkan pemerintah pusat.

Menurut Hazairin, seluruh data yang diusulkan BKD kabupaten/kota akan diusulkan ke pemerintah pusat. Namun, jelasnya, yang diusulkan baru untuk kategori I dan II."Untuk sementara baru untuk kategori I dan II. Selanjutnya, kita akan lihat aturan setelah ditetapkan," terangnya.

Untuk kategori II, jumlah yang sudah didata adalah 213 orang. Semua kategori II adalah honorer yang tidak digaji APBN/APBD.

Sementara, Pemkot Bandarlampung menyerahkan kewenangan penuh kepada Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan) untuk merealisasikan pengangkan 46 tenaga honorer yang ada saat ini. Pemkot tidak bisa memastikan apakah data yng diusulkan dicoret atau tidak oleh BKN.

Kepala BKD Kota Bandalampung, M Umar, mengatakan, pihaknya telah mengusulkan 46 honorer ke BKN dan saat ini sudah masuk dalam daftar tunggu pengangkatan. 46 honorer tersebut, jelansya, merupakan hasil revisi dan evaluasi yang dilakukan beberapa bulan lalu.

"Awalnnya, jumlah yang diajukan 56 orang. Nah dari 56 orang itu, 10 diantaranya dicoret karena tidak memenuhi persyaratan wajib, itu keputusan pemerintah pusat, bukan keputusan kami," jelasnya.

Syarat yang tidak dapat dipenuhi dari 10 orang tenag honorer itu, rata-rata terbentur faktor usia yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No48 tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer menjadi Calon PNS. Tenaga honorer yang akan diangkat tahun ini, karena sebagian dari mereka tercecer, tertinggal atau terselip sehingga belum tercatat dalam database BKN, tandasnya.

Empat puluh enam tenaga honorer tersebut, lanjut Umar, telah memiliki SK honorer sebagai bukti resmi penunjang bagi proses pengangkatan. Apakah nantinya 46 tenaga honorer itu akan diangkat semua atau tidak, kami serahkan Kemenpan. Nanti akan ada keterangan resmi yang diumumkan di media massa, tegasnya.

Terkiat tenaga honorer kategori II atau Tenaga Kerja Sukarela (TKS), lanjut Umar, kategori II adalah tenaga honorer yang tidak memenuhi ketentuan PP tersebut yang bekerja di instansi pemerintah, karena penghasilannya bukan dari APBN/APBD. Mereka tenaga sukarela, yang penghasilannya tidak tergantung pada pemerintah, terangnya.

Berdasarkan pendataan dari BKN, jumlah honorer kategori II 417.612 orang yang tersebar di semua instasi pemerintah. Namun, untuk jumlah di Bandarlampung belum diketahui pastiUntuk Pemkot, data kategori II saya tidak tahu persis. Jumlahnya diperkirakan ratusan orang," ungkapnya.

Untuk pengangkatan honorer kategori II menjadi PNS, jelansya, harus menunggu masukan dari Komisi II DPR terhadap RPP penyelesaian tenaga honorer. Apabila, bila PP ditetapkan maka tenaga honorer kategori I dapat diselesaikan pemberkasannya untuk penetapan NIP pada tahun 2011. Sedangkan, tenaga honorer kategori II dapat diselesaikan pemberkasannya untuk penetapan NIP pada tahun 2012.

"Ya informasinya segera diterbitkan PP tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS. Mudah-mudahan Oktober yang telah direncanakan itu memang benar," harapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Bandarlampung, Romi Husin, mengatakan, DPRD akan melakukan cross check atas data honorer tersebut. Upaya ini, sebagai tindaklanjut laporan yang masuk dan rumor yang tak sedap terhadap isu-isu SK mundur tenaga honorer.

"Kami bukan curiga, tapi ini bagian dari fungsi pengawasan. Kami akan menggagas, untuk memasukan hal ini dalam agenda hearing dengan BKD dan satuan kerja terkait, untuk mengetahui secara detai proses validasi data yang dilakukan, karena sepengetahuan kami ada 10 orang honorer dicoret dan 46 lainnya akan diangkat," pungkasnya

Benarkah Bangkai Satelit Berpeluang Jatuh di Indonesia

Berita Lampung - Benarkah Bangkai Satelit Berpeluang Jatuh di Indonesia : Sampah raksasa dari satelit Upper Atmosphere Research Satelite (UARS) yang tengah menuju bumi kecil kemungkinan jatuh menghantam wilayah berpenduduk.

Badan Antariksa AS, NASA, mengungkapkan bahwa peluang UARS menghantam wilayah pemukiman warga adalah 1: 3.200. Hingga kini belum bisa dipastikan lokasi jatuhnya UARS.

Namun wilayah yang berpotensi dihujani kepingan bangkai satelit itu adalah seluruh kawasan di rentang 57 derajat lintang utara hingga 57 derajat lintang selatan. Indonesia yang berada dalam wilayah lintasan katulistiwa juga berpeluang kejatuhan UARS.

NASA menjelaskan, perbandingan satelit itu jatuh di wilayah tak berpenduduk lebih besar karena memperhitungkan luas wilayah daratan dan lautan serta kawasan gurun di bumi. Apalagi 70 persen wilayah dari rentang kawasan yang diperkirakan itu didominasi lautan.

Profesor astronomi dan astrofisika, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, yang dihubungi Tribunnews.com memperkirakan UARS akan menghantam bumi pada rentang waktu Jumat (23/9/2011) tengah malam hingga 24 jam berikutnya.

"Kemungkinannya memang kecil tetapi perlu waspada. Maka itu Lapan terus memantau perkembangannya," ujar Thomas, Jumat pagi.

Thomas mengungkapan bahwa Lapan akan berkoordinasi dengan pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jika UARS dipastikan jatuh di Indonesia. Setelah itu BNPB berkoordinasi dengan jajaran di daerah.

Satelit berukuran panjang 10,6 meter dan diameter 4,5 meter itu semula berbobot 5,9 ton. Media di AS menggambarkan satelit yang tengah mendekati bumi tersebut seukuran bus kota. Menurut NASA, badan antariksa AS, saat menembus atmosfer bumi, UARS akan hancur berkeping-keping namun masih tersisa 26 keping total berbobot 532 kg. sumber TRIBUNNEWS.COM