Berita Lampung - hasil Pilgub Banten akan diplenokan 30 Oktober 2011 ; Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten akan mengumumkan hasil perolehan suara atau pemenang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Banten pada 30 Oktober 2011.
"Hasil pemungutan suara pemilihan gubernur (Pilgub) akan diplenokan KPU pada 30 Oktober 2011. Sampai saat ini kami belum melakukan rekapitulasi karena masih berada di PPK," kata anggota KPU Banten Didi M Sudih di Serang, Senin (24/10/2011).
Menurutnya, KPU Banten tidak mengadakan penghitungan cepat hasil pemungutan Pilgub Banten maupun melalui pesan singkat (SMS). Oleh karena itu, masyarakat jangan terlalu terpengaruh dengan hasil hitung cepat (quick count) yang dilakukan sejumlah lembaga survei atau data-data lainnya.
"Data-data tidak resmi memang ada, tetapi itu kan data tidak resmi. Untuk lebih jelas dan resmi akan disampaikan 30 Oktober 2011," kata Didi.
Ia mengatakan, rekapitulasi hasil pemungutan suara Pilgub Banten di KPU kabupaten/kota akan dilaksanakan pada 26 dan 27 Oktober 2011.
Namun demikian, berdasarkan hasil rekapitulasi sementara di sejumlah KPU kabupaten/kota, pasangan calon gubernur/wakil Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno, untuk sementara meraih suara terbanyak.
Seperti di Kota Cilegon, pasangan nomor urut satu tersebut memperoleh 62 persen atau 102.807 suara, jauh meninggalkan dua pesaingnya.
Ketua KPU Kota Cilegon Syaeful Bachry mengatakan, untuk sementara pasangan nomor urut satu Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno memperoleh suara sebanyak 102.807, sedangkan Wahidin Halim-Irna Narulita mendapatkan 34.330 suara dan pasangan Jazuli Juwaini-Makmun Muzakki meraih 29.247 suara.
Begitu juga hasil rekapitulasi sementara dari KPU Kabupaten Lebak, Senin hingga pukul 17.00 WIB, tercatat sudah 578.403 suara yang masuk.
Dari jumlah 578.403 suara yang masuk itu, pasangan Atut-Rano unggul dengan memperoleh 333.007 suara, diikuti pasangan Wahidin Halim-Irna Narulita yang mendapat 176.925 suara, sedangkan pasangan Jazuli Juwaeni-Makmun Muzakki menempati urutan ketiga dengan meraih 68.471 suara.
Demikian juga data yang diperoleh dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Karangtanjung dan Cadasari Kabupaten Pandeglang, pasangan Atut-Rano memperoleh 13.523 suara, diikuti pasangan Wahidin Halim-Irna Narulita yang mendapat 11.281 suara, kemudian pasangan Jazuli Juwaeni-Makmun Muzakki menempati urutan terakhir dengan perolehan suara 4.148 suara.
Senin, 24 Oktober 2011
hasil Survei pilkada DKI 2012 Akseptabilitas Tantowi di Atas Foke
Berita Lampung - hasil Survei pilkada DKI 2012 Akseptabilitas Tantowi di Atas Foke : Politisi Partai Golkar, Tantowi Yahya, menempati peringkat tertinggi untuk parameter akseptabilitas atau tingkat kesukaan masyarakat berdasarkan survei terhadap sejumlah calon gubernur untuk Pilkada DKI Jakarta 2012.
Dalam survei jelang Pilkada DKI Jakarta yang dipublikasikan Media Survei Nasional (Median) dan The Future Institue (TFI) di Jakarta, Senin (24/10/2011), tingkat akseptabilitas Tantowi di mata para responden survei sebesar 79,8 persen, mengalahkan akseptabilitas Fauzi Bowo (Foke) yang merupakan petahana (incumbent) Gubernur DKI Jakarta yang hanya sebesar 54,7 persen.
"Tingkat akseptabilitas ini merupakan persentase dari angka popularitas yang diperoleh tiap kandidat. Artinya akseptabilitas Tantowi berada di level tertinggi karena populer di 91,5 persen," ujar Rico Marbun, Direktur Eksekutif Median.
Untuk tingkat popularitas, menurut Rico, survei yang dilakukan pada pekan keempat September hingga pekan pertama Oktober 2011 terhadap 845 responden dengan metode multistage random sampling dan tingkat kepercayaan 95 persen (margin of error 3,5 persen) itu menempatkan Fauzi Bowo pada posisi tertinggi dengan 97,5 persen, kemudian Tantowi Yahya dengan 91,5 persen.
Tingkat popularitas kandidat gubernur DKI Jakarta lainnya jauh di bawah kedua tokoh politik tersebut, yaitu Priyanto (66,5 persen), Tri Wisaksana (37,4 persen), Faisal Basri (36,8 persen), Nachrowi Ramli (24,8 persen), Priya Ramadhani (24,5 persen), Aziz Syamsuddin (19,6 persen), Hendardi Supandji (13 persen), Joko Widodo (9,2 persen), Nono Sampono (4,6 persen), dan Nugroho Djajoesman (2,9 persen).
"Dari nama-nama yang berkembang di publik saat ini, sampai dengan pengambilan data dilakukan, dapat dilihat bahwa di luar Wagub Priyanto, ada lima kompetitor potensial bagi incumbent, yakni Tantowi Yahya, Triwisaksana, Faisal Basri, Nachrowi Ramli, dan Priya Ramadhani," ujar Rico.
Namun dari sisi popularitas, masih kata Rico, lawan terberat Fauzi Bowo adalah Tantowi Yahya, walaupun tidak menutup kemungkinan peta pertarungan dapat berubah signifikan dalam beberapa bulan mendatang apabila tiap kandidat bekerja keras.
Selain mengukur tingkat popularitas para calon gubernur DKI Jakarta, survei yang dilakukan dengan cara wawancara tatap muka itu juga mengukur dua persoalan lain, yakni problem yang dianggap prioritas oleh penduduk DKI Jakarta dan mekanisme pemilihan gubernur sesuai kehendak penduduk Jakarta.
Untuk problem yang dianggap prioritas masyarakat Jakarta, survei menempatkan masalah kemacetan (31,32 persen), banjir (20,08 persen), kemiskinan (12,79 persen), dan ketersediaan lapangan kerja (9,73 persen) sebagai empat persoalan utama yang harus diselesaikan gubernur Jakarta mendatang.
"Ini berarti setiap kandidat yang ingin maju harus menawarkan solusi cerdas terhadap masalah tersebut," ujarnya.
Sementara itu, untuk mekanisme pemilihan gubernur yang sesuai keinginan masyarakat Jakarta, sebanyak 85,1 persen responden menyatakan gubernur dipilih oleh rakyat. Responden yang menyatakan gubernur dipilih oleh DPRD dan presiden, masing-masing hanya 8,86 persen dan 5,35 persen.
"Salah satu tujuan dari survei ini adalah untuk mengetahui apa keinginan masyarakat DKI Jakarta terkait mekanisme pemilihan gubernur karena mereka tentunya adalah stake holder utama," ucap Rico Marbun. sumber kompas
Dalam survei jelang Pilkada DKI Jakarta yang dipublikasikan Media Survei Nasional (Median) dan The Future Institue (TFI) di Jakarta, Senin (24/10/2011), tingkat akseptabilitas Tantowi di mata para responden survei sebesar 79,8 persen, mengalahkan akseptabilitas Fauzi Bowo (Foke) yang merupakan petahana (incumbent) Gubernur DKI Jakarta yang hanya sebesar 54,7 persen.
"Tingkat akseptabilitas ini merupakan persentase dari angka popularitas yang diperoleh tiap kandidat. Artinya akseptabilitas Tantowi berada di level tertinggi karena populer di 91,5 persen," ujar Rico Marbun, Direktur Eksekutif Median.
Untuk tingkat popularitas, menurut Rico, survei yang dilakukan pada pekan keempat September hingga pekan pertama Oktober 2011 terhadap 845 responden dengan metode multistage random sampling dan tingkat kepercayaan 95 persen (margin of error 3,5 persen) itu menempatkan Fauzi Bowo pada posisi tertinggi dengan 97,5 persen, kemudian Tantowi Yahya dengan 91,5 persen.
Tingkat popularitas kandidat gubernur DKI Jakarta lainnya jauh di bawah kedua tokoh politik tersebut, yaitu Priyanto (66,5 persen), Tri Wisaksana (37,4 persen), Faisal Basri (36,8 persen), Nachrowi Ramli (24,8 persen), Priya Ramadhani (24,5 persen), Aziz Syamsuddin (19,6 persen), Hendardi Supandji (13 persen), Joko Widodo (9,2 persen), Nono Sampono (4,6 persen), dan Nugroho Djajoesman (2,9 persen).
"Dari nama-nama yang berkembang di publik saat ini, sampai dengan pengambilan data dilakukan, dapat dilihat bahwa di luar Wagub Priyanto, ada lima kompetitor potensial bagi incumbent, yakni Tantowi Yahya, Triwisaksana, Faisal Basri, Nachrowi Ramli, dan Priya Ramadhani," ujar Rico.
Namun dari sisi popularitas, masih kata Rico, lawan terberat Fauzi Bowo adalah Tantowi Yahya, walaupun tidak menutup kemungkinan peta pertarungan dapat berubah signifikan dalam beberapa bulan mendatang apabila tiap kandidat bekerja keras.
Selain mengukur tingkat popularitas para calon gubernur DKI Jakarta, survei yang dilakukan dengan cara wawancara tatap muka itu juga mengukur dua persoalan lain, yakni problem yang dianggap prioritas oleh penduduk DKI Jakarta dan mekanisme pemilihan gubernur sesuai kehendak penduduk Jakarta.
Untuk problem yang dianggap prioritas masyarakat Jakarta, survei menempatkan masalah kemacetan (31,32 persen), banjir (20,08 persen), kemiskinan (12,79 persen), dan ketersediaan lapangan kerja (9,73 persen) sebagai empat persoalan utama yang harus diselesaikan gubernur Jakarta mendatang.
"Ini berarti setiap kandidat yang ingin maju harus menawarkan solusi cerdas terhadap masalah tersebut," ujarnya.
Sementara itu, untuk mekanisme pemilihan gubernur yang sesuai keinginan masyarakat Jakarta, sebanyak 85,1 persen responden menyatakan gubernur dipilih oleh rakyat. Responden yang menyatakan gubernur dipilih oleh DPRD dan presiden, masing-masing hanya 8,86 persen dan 5,35 persen.
"Salah satu tujuan dari survei ini adalah untuk mengetahui apa keinginan masyarakat DKI Jakarta terkait mekanisme pemilihan gubernur karena mereka tentunya adalah stake holder utama," ucap Rico Marbun. sumber kompas
kopi luwak lampung masuk best 10 indonesian potential product
Berita Lampung - kopi luwak lampung masuk best 10 indonesian potential product : Komoditas kopi luwak saat ini menjadi primadona di pasaran dunia. Beragam outlet maupun kafe saat ini tidak lupa menyediakan menu favoritnya berupa kopi luwak yang dihargai sangat mahal. Berbagai kafe di beberapa negara maju baik di Eropa maupun Amerika sudah meyediakan menu kopi luwak ini.Tradisi minum kopi tidak terlepas dari negara-negara maju, sehingga membuat Indonesia sebagai negara ekspor kopi luwak mendapat keuntungan tren minum kopi ini. Menurut Wikipedia kopi luwak adalah yang termahal di dunia, saat ini harganya mencapai US$ 100 per 450 gram.
Oleh sebab itu kopi luwak lampung Suryana mengambil peluang pasar tersebut. melalui berbagai event promosi salah satunya tradexpo indonesia yang berlangsung dari tanggal 19-23 october di jakarta internasional expo kemayoran jakarta indonesia,
Berbekal dari kopi luwak robusta unggulan provinsi lampung sumatra, perusahaan kopi luwak lampung suryana masuk dalam top 10 product potensian indonesia, perusahaan yang pabriknya berada Jalan Radin Imba Kesuma Ratu No. 2 - Sumur Putri, Bandar Lampung - Lampung 35215 - Indonesia
menurut marketing manager m.adhy saat ini kopi luwak lampung suryana telah memasarkan produknya hingga mancanegara hingga Amerika, Korea, Jepang, singapore maupun Cina.
Langganan:
Komentar (Atom)