Jumat, 04 November 2011

Pilkada Kabupaten Kolaka Utara ( Kolut ) 2012

Berita Lampung - Pilkada Kabupaten Kolaka Utara ( Kolut ) 2012 : Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) yang akan digelar pada tahun 2012 mendatang diharapkan menjadi contoh pesta demokrasi yang jauh dari kecurangan, serta diharapkan semua calon yang maju untuk berdemokrasi secara adil.

Pemilihan Umum Kepala Daerah (pilkada) Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, akan digelar pada tanggal 18 Maret 2012, jumlah TPS yang akan di gunakan untuk pelaksanaan pilkada kolaka utara 2012 sebanyak 180 tempat pemungutan Suara

Pengamanan Pilkada kolaka utara 2012
Kapolres Kolut, AKBP La Ode Aries ELF mengatakan pihaknya optimis jika Pilkada akan berjalan dengan lancar. Ia akui, belakangan ini memang ada riak-riak ketidakpuasan dari para pendukung calon tertentu terhadap rivalnya, tapi menurut Aries itu sudah lumrah. "Kami akan mengamankan dan saya sudah berkoordinasi dengan pimpinan meminta 700 personil untuk pelaksaan Pilkada nanti

Pilkada Sulawesi Selatan 2013

Berita Lampung - Pilkada Sulawesi Selatan 2013 : Komisi Pemilihan Umum (KPU) propinsi sulawesi selatan telah menetapkan pelaksanaan pilgub sulsel pada 22 Januari 2013 bersamaan beberapa pilkada kabupaten.  Berikut jadwal tahapan dan program pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel sesuai Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulsel nomor : 01/Pilgub/Kpts-KPU-Prov-025/  VI/2012.
  • Tahapan pencalonan dimulai tanggal 7 Agustus 2012 sampai 22 Oktober 2012
  • Pengumuman dan atau penyerahan dokumen dukungan dalam pencalonan gubernur dan wakil gubernur dimulai tanggal 7 Agustus 2012 sampai 9 Agustus 2012
  • Penyerahan dokumen rekapitulasi dukungan calon perseorangan dalam 3 (tiga) rangkap kepada KPU Provinsi atau selama masa pendaftaran dan atau penyerahan dukungan tanggal 10 Agustus 2012 sampai 14 Agustus 2012
  • Pemberitahuan dan atau penyerahan dokumen dukungan ke PPS calon perseorangan kepada PPS oleh KPU Provinsi dan atau KPU Kabupaten/kota dan calon perseorangan tanggal 15 Agustus 2012 (sehari)
  • Pengumuman pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur dari calon perseorangan dan calon yang diajukan partai politik atau gabungan partai politik tanggal 7 September 2012 sampai 8 September 2012
  • Pendaftaran pasangan calon yang diajukan partai politik atau gabungan partai politik dan perseorangan 9 September 2012 sampai 15 September 2012
  • Pemeriksaan kesehatan pasangan calon tanggal 16 September 2012 sampai 22 September 2012
  • Penyampaian hasil pemeriksaan kesehatan tentang kemampuan rohani dan jasmani pasangan calon tim dokter pemeriksa khusus kepada KPU tanggal 1 Oktober 2012 sampai 6 Oktober 2012
  • Penetapan dan pengumuman pasangan calon yang memenuhi persyaratan 15 Oktober 2012 sampai 19 Oktober 2012
  • Penetapan, penentuan nomor urut, dan pengumuman pasangan calon 18 Oktober 2012 sampai 20 Oktober 2012
  • Pengumuman nomor urut pasangan calon 19 Oktober 2012 sampai 22 Oktober 2012
  • Kampanye dimulai 23 Desember 2012 sampai 21 Januari 2013
  • Pemungutan dan Perhitungan Suara 22 Januari 2013 sampai 1 Februari 2013
  • Pelantikan dan pengucapan sumpah/janji jatuh pada 8 April 2013
 Ada tiga bakal Calon Gubernur yang dipastikan bakal bertarung di Pilgub Sulsel 2013, mereka adalah Andi Rudianto Asapa (bupati dua periode di kabupaten Sinjai), Ilham Arif Sirajuddin Walikota dua periode di Makassar, sedang Syahrul Yasin Limpo adalah Gubernur Incumbent Sulsel.,

Pada hari Sabtu (20/10/2012) lalu, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulawesi Selatan telah menetapkan nomor urut pasangan calon Gubernur (Cagub) dan Wakil Gubernur (Cawagub) Sulsel, dimana pasangan IA (Ilham-Azis) mendapatkan nomor urut satu, Sayang (Syahrul-Agus Nu’mang)  mendapatkan nomor urut dua dan Garuda-Na (Rudiyanto Asapa-Nawir Pasinringi) mendapat nomor urut tiga.

Pilkada Kota Sukabumi 2013 - Desy Ratnasari Maju di Pilkada

Berita Lampung - Pilkada Kota Sukabumi 2013 - Desy Ratnasari Maju di Pilkada : Rencana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusung artis cantik Desy Ratnasari pada Pilkada Kota Sukabumi 2013 mendatang, mendapat dukungan dari keluarga besar Desy di Sukabumi. Mereka meyakini wanita kelahiran 12 Desember 1973 itu bersedia masuk ke kancah politik di daerahnya.

Sarwita, salah satu kerabat dekat Desy Ratnasari, mengatakan rumor adanya usungan pencalonan pilkada kepada Desy Ratnasari ini sudah mulai ramai diperbincangkan oleh kalangan keluarga besarnya di Kota maupun Kabupaten Sukabumi.

“Hampir sebagian besar keluarga mendukung jika Desy mencalonkan pada pilkada 2013 nanti,” ungkap Sarwita, adik dari HM Syahminan yang tak lain ayah kandung Desy Ratnasari, Kamis (3/11/2011).

Namun untuk memastikan bentuk dukungan keluarga besarnya itu, Sarwita maupun anggota keluarga lainnya akan mempertanyakan langsung tentang kesiapan Desy Ratnasari menghadapi tawaran salah satu partai politik untuk maju pada pilkada.

Rencanannya hal itu akan dilakukan saat berkumpul bersama merayakan Idul Adha di tempat kediaman Desy Ratnasari di Pesona Pangrango, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi.

“Rencanannya Desy akan pulang ke Sukabumi saat lebaran Idul Adha nanti. Seluruh keluarga akan berkumpul di sana. Mungkin itu waktu yang tepat untuk menanyakannya, apakah dia (Desy) siap maju di pilkada atau tidak,” tutur Sarwita saat ditemui di tempat kediamannya di Kampung Lodaya, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Seperti diketahui nama Desy ratnasari mulai mencuat pada politik menjelang pilkada Kota Sukabumi. Ini menyusul adanya hasil survei yang dilakukan oleh DPD PKS Kota Sukabumi yang menempatkan nama Desy berada pada urutan teratas.

Selain Desy, ada satu nama artis kelahiran Sukabumi lainnya yang juga mendapatkandukungan melalui survei PKS, yakni Syahrini. Meski demikian, belum ada kabar apakah Desy akan menerima pinangan dari PKS.

pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu 11 November 2011

Berita Lampung - pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu 11 November 2011 : Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Pringsewu menggelar rapat dan memutuskan pelantikan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih akan dilaksanakan pada 11 November 2011.

Rapat Bamus yang berlangsung di ruang VIP DPRD itu kemarin dipimpin Ketua DPRD Ilyasa dan dihadiri Wakil Ketua F.X. Siman dan beberapa anggota. Rapat yang berlangsung sekitar 45 menit sepakat menentukan kalender pelantikan, yaitu 11 November 2011 atau yang dikenal dengan istilah "serbasebelas".

Selanjutnya, kata Ilyasa, DPRD langsung memerintahkan Sekretariat Dewan menyampaikan surat keputusan Dewan terkait dengan penetapan jadwal pelantikan. "Ya, kami langsung sampaikan ke Gubernur untuk segera ditindaklanjuti," kata dia.

Acara pelantikan, kata Ilyasa, akan dilakukan di luar gedung Dewan. Sebab, gedung Dewan dinilai terlalu sempit dan dikhawatirkan tidak cukup menampung undangan. Tetapi, Ilyasa mengaku tidak tahu anggaran yang akan dikeluarkan berkaitan dengan pelantikan.

Anggaran

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Pringsewu Firdaus mengatakan anggaran untuk acara pelantikan disiapkan Rp300 juta. Sedangkan Asisten I Sekkab Pringsewu Firman Muntako menyatakan panitia pelantikan sudah dibentuk Pemkab Pringsewu setelah DPRD menentukan jadwal pelantikan.

Dia menjelaskan selaku ketua panitia pelantikan dipercayakan kepada Sekkab Pringsewu Idrus Effendi.

Menurut dia, tempat pelantikan akan dipusatkan di Lapangan Kuncup Pringsewu karena undangan diperkirakan mencapai 3.500 orang. "Orang-orang Pringsewu di Jakarta juga minta diundang saat pelantikan," kata dia.

Sementara itu, Pendopo Pringsewu akan digunakan untuk pelantikan ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pringsewu. "Panitia sudah bekerja dan akan memaksimalkan acara pelantikan," kata dia.

Hasil perolehan Suara Calon Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu 2011
Pasangan Sujadi & Dade : 37,80%
Pasangan Ririn & Subhan: 35,73%
Lainnya : 17,47%

Senin, 24 Oktober 2011

hasil Pilgub Banten akan diplenokan 30 Oktober 2011

Berita Lampung - hasil Pilgub Banten akan diplenokan 30 Oktober 2011 ; Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten akan mengumumkan hasil perolehan suara atau pemenang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Banten pada 30 Oktober 2011.

"Hasil pemungutan suara pemilihan gubernur (Pilgub) akan diplenokan KPU pada 30 Oktober 2011. Sampai saat ini kami belum melakukan rekapitulasi karena masih berada di PPK," kata anggota KPU Banten Didi M Sudih di Serang, Senin (24/10/2011).

Menurutnya, KPU Banten tidak mengadakan penghitungan cepat hasil pemungutan Pilgub Banten maupun melalui pesan singkat (SMS). Oleh karena itu, masyarakat jangan terlalu terpengaruh dengan hasil hitung cepat (quick count) yang dilakukan sejumlah lembaga survei atau data-data lainnya.

"Data-data tidak resmi memang ada, tetapi itu kan data tidak resmi. Untuk lebih jelas dan resmi akan disampaikan 30 Oktober 2011," kata Didi.

Ia mengatakan, rekapitulasi hasil pemungutan suara Pilgub Banten di KPU kabupaten/kota akan dilaksanakan pada 26 dan 27 Oktober 2011.

Namun demikian, berdasarkan hasil rekapitulasi sementara di sejumlah KPU kabupaten/kota, pasangan calon gubernur/wakil Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno, untuk sementara meraih suara terbanyak.

Seperti di Kota Cilegon, pasangan nomor urut satu tersebut memperoleh 62 persen atau 102.807 suara, jauh meninggalkan dua pesaingnya.

Ketua KPU Kota Cilegon Syaeful Bachry mengatakan, untuk sementara pasangan nomor urut satu Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno memperoleh suara sebanyak 102.807, sedangkan Wahidin Halim-Irna Narulita mendapatkan 34.330 suara dan pasangan Jazuli Juwaini-Makmun Muzakki meraih 29.247 suara.

Begitu juga hasil rekapitulasi sementara dari KPU Kabupaten Lebak, Senin hingga pukul 17.00 WIB, tercatat sudah 578.403 suara yang masuk.

Dari jumlah 578.403 suara yang masuk itu, pasangan Atut-Rano unggul dengan memperoleh 333.007 suara, diikuti pasangan Wahidin Halim-Irna Narulita yang mendapat 176.925 suara, sedangkan pasangan Jazuli Juwaeni-Makmun Muzakki menempati urutan ketiga dengan meraih 68.471 suara.

Demikian juga data yang diperoleh dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Karangtanjung dan Cadasari Kabupaten Pandeglang, pasangan Atut-Rano memperoleh 13.523 suara, diikuti pasangan Wahidin Halim-Irna Narulita yang mendapat 11.281 suara, kemudian pasangan Jazuli Juwaeni-Makmun Muzakki menempati urutan terakhir dengan perolehan suara 4.148 suara.

hasil Survei pilkada DKI 2012 Akseptabilitas Tantowi di Atas Foke

Berita Lampung - hasil Survei pilkada DKI 2012 Akseptabilitas Tantowi di Atas Foke : Politisi Partai Golkar, Tantowi Yahya, menempati peringkat tertinggi untuk parameter akseptabilitas atau tingkat kesukaan masyarakat berdasarkan survei terhadap sejumlah calon gubernur untuk Pilkada DKI Jakarta 2012.

Dalam survei jelang Pilkada DKI Jakarta yang dipublikasikan Media Survei Nasional (Median) dan The Future Institue (TFI) di Jakarta, Senin (24/10/2011), tingkat akseptabilitas Tantowi di mata para responden survei sebesar 79,8 persen, mengalahkan akseptabilitas Fauzi Bowo (Foke) yang merupakan petahana (incumbent) Gubernur DKI Jakarta yang hanya sebesar 54,7 persen.

"Tingkat akseptabilitas ini merupakan persentase dari angka popularitas yang diperoleh tiap kandidat. Artinya akseptabilitas Tantowi berada di level tertinggi karena populer di 91,5 persen," ujar Rico Marbun, Direktur Eksekutif Median.

Untuk tingkat popularitas, menurut Rico, survei yang dilakukan pada pekan keempat September hingga pekan pertama Oktober 2011 terhadap 845 responden dengan metode multistage random sampling dan tingkat kepercayaan 95 persen (margin of error 3,5 persen) itu menempatkan Fauzi Bowo pada posisi tertinggi dengan 97,5 persen, kemudian Tantowi Yahya dengan 91,5 persen.

Tingkat popularitas kandidat gubernur DKI Jakarta lainnya jauh di bawah kedua tokoh politik tersebut, yaitu Priyanto (66,5 persen), Tri Wisaksana (37,4 persen), Faisal Basri (36,8 persen), Nachrowi Ramli (24,8 persen), Priya Ramadhani (24,5 persen), Aziz Syamsuddin (19,6 persen), Hendardi Supandji (13 persen), Joko Widodo (9,2 persen), Nono Sampono (4,6 persen), dan Nugroho Djajoesman (2,9 persen).

"Dari nama-nama yang berkembang di publik saat ini, sampai dengan pengambilan data dilakukan, dapat dilihat bahwa di luar Wagub Priyanto, ada lima kompetitor potensial bagi incumbent, yakni Tantowi Yahya, Triwisaksana, Faisal Basri, Nachrowi Ramli, dan Priya Ramadhani," ujar Rico.

Namun dari sisi popularitas, masih kata Rico, lawan terberat Fauzi Bowo adalah Tantowi Yahya, walaupun tidak menutup kemungkinan peta pertarungan dapat berubah signifikan dalam beberapa bulan mendatang apabila tiap kandidat bekerja keras.

Selain mengukur tingkat popularitas para calon gubernur DKI Jakarta, survei yang dilakukan dengan cara wawancara tatap muka itu juga mengukur dua persoalan lain, yakni problem yang dianggap prioritas oleh penduduk DKI Jakarta dan mekanisme pemilihan gubernur sesuai kehendak penduduk Jakarta.

Untuk problem yang dianggap prioritas masyarakat Jakarta, survei menempatkan masalah kemacetan (31,32 persen), banjir (20,08 persen), kemiskinan (12,79 persen), dan ketersediaan lapangan kerja (9,73 persen) sebagai empat persoalan utama yang harus diselesaikan gubernur Jakarta mendatang.

"Ini berarti setiap kandidat yang ingin maju harus menawarkan solusi cerdas terhadap masalah tersebut," ujarnya.

Sementara itu, untuk mekanisme pemilihan gubernur yang sesuai keinginan masyarakat Jakarta, sebanyak 85,1 persen responden menyatakan gubernur dipilih oleh rakyat. Responden yang menyatakan gubernur dipilih oleh DPRD dan presiden, masing-masing hanya 8,86 persen dan 5,35 persen.

"Salah satu tujuan dari survei ini adalah untuk mengetahui apa keinginan masyarakat DKI Jakarta terkait mekanisme pemilihan gubernur karena mereka tentunya adalah stake holder utama," ucap Rico Marbun. sumber kompas

kopi luwak lampung masuk best 10 indonesian potential product

Berita Lampung - kopi luwak lampung masuk best 10 indonesian potential product : Komoditas kopi luwak saat ini menjadi primadona di pasaran dunia. Beragam outlet maupun kafe saat ini tidak lupa menyediakan menu favoritnya berupa kopi luwak yang dihargai sangat mahal. Berbagai kafe di beberapa negara maju baik di Eropa maupun Amerika sudah meyediakan menu kopi luwak ini.

Tradisi minum kopi tidak terlepas dari negara-negara maju, sehingga membuat Indonesia sebagai negara ekspor kopi luwak mendapat keuntungan tren minum kopi ini. Menurut Wikipedia kopi luwak adalah yang termahal di dunia, saat ini harganya mencapai US$ 100 per 450 gram.

Oleh sebab itu kopi luwak lampung Suryana mengambil peluang pasar tersebut. melalui berbagai event promosi salah satunya tradexpo indonesia yang berlangsung dari tanggal 19-23 october di jakarta internasional expo kemayoran jakarta indonesia,

Berbekal dari kopi luwak robusta unggulan provinsi lampung sumatra, perusahaan kopi luwak lampung suryana masuk dalam top 10 product potensian indonesia, perusahaan yang pabriknya berada Jalan Radin Imba Kesuma Ratu No. 2 - Sumur Putri, Bandar Lampung - Lampung 35215 - Indonesia

menurut marketing manager m.adhy saat ini kopi luwak lampung suryana telah memasarkan produknya hingga mancanegara hingga Amerika, Korea, Jepang, singapore maupun Cina.